Ada 8 Kasus Omicron di Jatim, Dinkes Imbau Warga Tak Keluar Kota

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 07:12 WIB
Omicron Variant on test tube - New Variant of Covid 19
Foto: Getty Images/iStockphoto/DMEPhotography
Surabaya - Sebanyak 8 warga Jawa Timur terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron. Dinkes Jatim meminta masyarakat tidak ke luar kota jika tak ada urusan mendesak.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Dr dr Erwin Astha Triyono SpPD KPTI mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah jika tidak ada keperluan mendesak.

Selain itu protokol kesehatan 6M harus dijalankan secara disiplin. Lalu yang tidak kalah penting, yakni percepatan vaksinasi dosis lengkap bagi seluruh masyarakat, vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun, dan vaksinasi booster yang diprioritaskan bagi lansia dan masyarakat rentan.

"Penting sekali bagi kita untuk saling menjaga orang-orang terdekat agar tidak tertular COVID-19, terlebih dengan adanya varian Omicron saat ini," kata Erwin di Surabaya, Senin (16/1/2022).

"Jadi saya tegaskan kembali agar tetap jalankan protokol kesehatan 6M secara disiplin dan lakukan vaksinasi dosis lengkap untuk melindungi diri dan kebaikan kita bersama," tegasnya.

Sebelumnya, di Jatim hanya ada satu pasien Omicron. Lalu, ada tambahan tujuh pasien baru. Tujuh pasien ini terdeteksi dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan Institut of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Hasilnya baru keluar Sabtu (14/1).

Rinciannya, 5 pasien baru dari Kota Surabaya, satu dari Kabupaten Malang dan satu dari Kota Malang.

"Dari tujuh pasien terkonfirmasi terbaru, lima orang berasal dari Surabaya, antara lain TGO, 4 tahun, laki-laki; FP, 32 tahun perempuan; AR, 4 tahun, laki-laki; QIZ, 2 tahun, perempuan; FI, 61 tahun, perempuan," jelas Erwin.

"Lalu, satu orang berasal dari kota Malang, yaitu MA, 40 tahun, laki-laki dan satu orang berasal dari kabupaten Malang, yaitu LI, 29 tahun, perempuan." ungkap Erwin.

Sementara itu, ada tiga pasien yang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali hasil PCR negatif.

"Sehingga saat ini tinggal lima orang yang masih positif Omicron," papar Erwin.

Dari 5 pasien tersebut, satu orang sedang menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (isoter). Sedangkan empat orang lainnya melakukan isolasi mandiri dengan telemedicine. Seluruh pasien hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala.

Simak Video 'Fakta-fakta Varian Omicron Melonjak di RI':

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)