Cegah Omicron, Pemerintah Buat Isolasi Terpusat di Pelabuhan

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 01:05 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Makassar -

Pemerintah akan melakukan isolasi terpusat di pelabuhan untuk mengantisipasi masuknya Omicron ke Indonesia. Isolasi terpusat ini akan menyasar pendatang yang berasal dari luar negeri.

"Setiap pandemi selalu berdampak pada perekonomian Indonesia. Nah oleh karena itu, omicron ini kan kebanyakan dari PPLN atau pendatang dari luar negeri," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Makassar, Minggu (16/1/2022) malam.

"Oleh karena itu pemerintah membuat isolasi terpusat di pelabuhan yang dibuka. Khusus di Jawa, Batam, Kalbar, Kaltim dan nanti yang melalui Juanda (Surabaya)," tambahnya.

Menurutnya, pengetatan di pelabuhan ini memang dikhususkan untuk pintu-pintu masuk ke Indonesia. Namun, untuk wilayah luar Jawa-Bali masih dianggap terkendali.

"Di luar Jawa-Bali relatif lebih terkendali, karena memang pelabuhan yang dibuka kan baru di Batam sehingga di lokalisir di sana," terang dia.

Airlangga menyebutkan, PPKM di wilayah Luar Jawa-Bali diperpanjang selama 14 hari yaitu 18 - 31 Januari 2022. Hal tersebut merujuk pada hasil evaluasi berdasarkan Level Asesmen Situasi Pandemi (Kriteria Tingkat Penularan dan Kapasitas Respon), juga dengan mempertimbangkan capaian vaksinasi di Kabupaten/Kota (dengan catatan: Kabupaten/Kota dengan Vaksinasi Dosis-1 di bawah 50% dinaikkan 1 Level PPKM).

Untuk rinciannya sebagai berikut;

· Jumlah Kabupaten/Kota dengan PPKM Level 1 meningkat dari 227 menjadi 238 Kabupaten/Kota.

· Jumlah Kabupaten/Kota dengan PPKM Level 2 menurun dari 148 menjadi 138 Kabupaten/Kota.

· Jumlah Kabupaten/Kota dengan PPKM Level 3 menurun dari 11 menjadi 10 Kabupaten/Kota

· Jumlah Kabupaten/Kota dengan PPKM Level 4 tetap 0 Kabupaten/Kota.

Simak Video 'Fakta-fakta Varian Omicron Melonjak di RI':

[Gambas:Video 20detik]



(tfq/isa)