Polisi Masih Buru Pemasok Tembakau Sintetis ke Fico Fachriza

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 12:11 WIB
Kepolisian merilis tersangka komedian Fico Fachriza terkait penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, (14/1).
Fico Fachriza (Palevi/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah mengantongi beberapa nama penyuplai narkoba ke Fico Fachriza. Polisi pun masih terus memburu penyuplai narkoba milik komedian itu hingga kini.

"Penyidik masih fokus pada penanganan kasus pidana narkobanya dengan mengembangkan ke orang yang menyuplai barang tersebut pada Fico," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, saat dimintai konfirmasi, Minggu (16/1/2021).

Zulpan menyebut telah mengantongi beberapa nama dari penyuplai narkoba tersebut. Kini, mereka masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

"Ya sudah (dikantongi). Masih dalam pengejaran," ujar Zulpan.

Kronologi Pengungkapan Kasus Fico Fachriza

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengungkap proses penangkapan komika Fico Fachriza. Penangkapan Fico itu berawal dari adanya laporan dari masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan informasi itu lalu didalami pihak penyidik Subdit 3 Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Fico Fachriza lalu ditangkap di kediamannya di daerah Pancoran Mas, Depok.

"Waktu dan tempat kejadian pengungkapan Kamis, 13 Januari 2022, kurang-lebih pukul 18.15 WIB, bertempat di rumah tinggal di Pancoran Mas, Depok. Kami amankan dan sudah ditetapkan tersangka terkait tindak pidana narkotika ini adalah Saudara Fico Fachriza atau FF," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1).

Polisi lalu melakukan penggeledahan di rumah Fico Fachriza. Hasilnya, barang bukti tembakau sintetis ditemukan penyidik.

"Berdasarkan informasi akurat, dilakukan penggeledahan di rumah yang bersangkutan dan di sana ditemukan satu bungkus rokok merek Jazy Bold berisi narkotika jenis tembakau sintetis seberat 1,45 gram," ujar Zulpan.

Hasil pemeriksaan awal Fico Fachriza mengkonsumsi narkotika tembakau sintetis sejak 2016. Dia membeli dari seorang pengedar lewat media sosial. Menurut Zulpan, pihaknya telah mengantongi identitas pemasok narkotika kepada Fico Fachriza.

"Sekarang kami kembangkan orang yang suplai lewat media sosial. Kami sudah tahu dan masih tahap pengejaran oleh penyidik," katanya.

(ain/mae)