Komnas Perempuan: Video Mirip Nagita Adalah Morphing, Termasuk Kekerasan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 07:29 WIB
SITI AMINAH TARDI
Siti Aminah (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Video seks berdurasi 61 detik mirip artis Nagita Slavina dinyatakan polisi sebagai hasil rekayasa. Komnas Perempuan mengatakan video seks tersebut adalah salah satu jenis kekerasan siber berbasis gender (KSBG) dalam bentuk morphing.

"Apa yang menimpa perempuan yang ada dalam editan atau rekayasa video tersebut adalah salah satu jenis kekerasan siber berbasis gender (KSBG) terhadap perempuan, atau juga KBGO dalam bentuk kekerasan seksual berbentuk morphing," kata Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).

Dia menuturkan video morphing bertujuan merusak reputasi, bahkan memeras orang yang ada dalam gambar tersebut. Karena itu, Komnas Perempuan mengusulkan agar tindakan rekayasa pornografi tersebut dapat diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang saat ini sedang dibahas oleh DPR.

"Yaitu pengubahan suatu gambar atau video dengan tujuan merusak reputasi orang yang berada di dalam gambar atau video tersebut. Untuk melindungi reputasi perempuan dari tindakan ini, Komnas Perempuan mengusulkan agar rekayasa pornografi ini diatur dalam RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual."

"Karena dimungkinkan hal ini digunakan untuk menjatuhkan nama baik seseorang atau untuk memeras atau untuk kompetisi yang tidak sehat," lanjutnya.

Sebelumnya, video seksual berdurasi 61 detik yang dikaitkan dengan artis Nagita Slavina sempat membuat heboh. Polisi telah memastikan video itu hasil rekayasa.

"Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya, video itu fake alias palsu, hasil editing," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana saat dihubungi, Sabtu (15/1/2022).

Baca berita selengkapnya di halaman berikut

Simak Video 'Polisi: Video Syur 61 Detik Mirip Nagita Slavina Fake!':

[Gambas:Video 20detik]