Viral Tawuran Pelajar di Jaksel Senggol Driver Ojol hingga Terluka

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 04:05 WIB
perkelahian antar anak SMA
Ilustrasi tawuran (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Sebuah video tawuran pelajar yang terjadi di Jalan Raya Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial. Para terduga pelaku tawuran itu menyenggol driver ojek online (ojol) hingga terluka di bagian pelipis mata.

Tawuran disebut terjadi pada Jumat (14/1) kemarin sore. Dalam video yang beredar, memperlihatkan keramaian warga yang menangkap pelajar yang diduga terlibat tawuran.

Seorang wanita terdengar merasa kesal dengan adanya pelajar yang tawuran itu. Dia meminta warga lain agar menghubungi polisi dan menyerahkan para pelaku yang tertangkap ke polisi.

"Udah-udah, kurang ajar banget lu, mau pada jadi jagoan? Gua tanya lu pada mau jadi jagoan? Telepon polisi bang, telepon polisi, enak aja tawuran di sini lu," kata wanita dalam video yang viral.

Dalam video terlihat ada dua pelajar yang diamankan warga, mereka mengenakan baju berwarna putih dan hitam. Tampak juga ada dua motor tergeletak di jalan dan seorang driver ojol mengalami luka di bagian mata kanannya.

Penjelasan Polisi

Polisi tak membantah jika tawuran pelajar itu memang sempat hampir pecah. Namun, tawuran tak berlangsung lama karena ada warga yang membubarkan.

"Nah driver ojol yang jatuh itu kan bukan korban tawuran, jadi dia ngehindarin tawuran ada pelaku tawuran itu kabur nyenggol driver ojol jatuh gitu lo," ucap Kanit Reskrim Polsek Cilandak, Iptu Budi Bowo Leksono, saat dihubungi, Jumat (14/1/2022).

Budi mengatakan driver ojol yang menjadi korban luka akibat tawuran pelajar itu dibawa ke Polsek Cilandak untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Sedangkan mereka yang tawuran merupakan pelajar.

"Kan mau tawuran tuh, ya kan terus pas di lokasi TKP tadi mungkin dilerai sama warga di situ sama ojol. Pada kabur, jadi karena panik warga di situ driver ojol pada misahin kan pada kabur," ujarnya.

"Senjata sih ada gergaji itu yang kedapatan di TKP cuman kan pemiliknya siapa masih lidik, belum ketahuan siapa pemiliknya, (gergaji) diamanin di kantor. Gergaji aja sama motor, motor yang nabrak driver ojol," imbuhnya.

Selain itu, Budi menyebut pihaknya mengamankan 3 pelajar yang diduga terlibat tawuran. Dia memastikan tawuran pelajar itu tidak ada korban jiwa karena sebelum membesar sudah berhasil dilerai dan dibubarkan warga.

Klarifikasi Kepala SMA Kemala Bhayangkara I

Polisi sebelumnya menyebut bila pelajar yang terlibat tawuran salah satunya dari SMA Kemala Bhayangkara I. Namun hal ini kemudian diklarifikasi oleh Kepala SMA Kemala Bhayangkara I.

"Siswa/i kami semua masuk pagi, tidak ada sore hari, apalagi kami mendidik siswa/i kami dengan disiplin tinggi, jujur, serta berprestasi sesuai visi dan juga misi sekolah ditambah adanya apel pagi yang setiap hari kami laksanakan, bagaimana mungkin?" tutur Muryanto selaku Kepala SMA Kemala Bhayangkari I dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022).

Muryanto berkata, tawuran itu terjadi pada 14 Januari 2022 lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Dia menegaskan, bahwa pelaku tawuran tersebut merupakan murid SMK Kemala Bhayangkari I Delog.

"Wakil kepala sekolah beserta staf humas dan sarana prasarana mendatangi Polsek Cilandak untuk mencari kebenaran berita tersebut, dan didapati keterangan resmi dari Polsek Cilandak bahwa kejadian tawuran pada tanggal 14 januari 2022 pukul 15.30 sesuai berita yang melibatkan pelajar bukanlah pelajar SMA Kemala Bhayangkari 1 melainkan pelajar SMK Kemala Bhayangkari Delog," ucapnya.

(fas/fas)