#detiktif

Budiono Penderita Demensia Asal Depok Sudah 2 Pekan Hilang, Begini Jejaknya

Idham Khalid - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 11:25 WIB
Foto: Budiono (61) warga asal Depok, Jabar sudah 15 hari hilang. (Dok Amel)
Foto: Foto: Budiono (61) warga asal Depok, Jabar sudah 15 hari hilang. (Dok.ist)
Jakarta - Budiono (61) warga asal Depok, Jawa Barat, sudah 15 hari hilang. Budiono merupakan penderita demensia.

"Ikhtiar masih terus berjalan. Pencarian belum terhentikan. Insya Allah akan selalu ada harapan," kata Amel, putri dari Budiono, Jumat (14/1/2021).

Budiono pergi dari rumah sejak 30 Desember 2021. Keluarga langsung mencari, jejaknya terakhir terpantau pada 6 Januari 2020.

"Jika menemukan, mohon dijaga supaya beliau tidak berpindah tempat," ujarnya.

Begini jejak pencarian Budiono:

- 30 Desember 2021 sekitar pukul 11.00 WIB di Stasiun Universitas Pancasila
- 30 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB di Stasiun Lenteng Agung
- 30 Desember 2021 sekitar pukul 16.30 WIB di Stasiun Tanjung Barat
- 1 Januari 2022 pukul 05.00 diamankan oleh Dinsos Jakut di SKKT Tanjung Priok Jalan Ende. (Sebelumnya ditemukan oleh petugas lapangan di area Kelapa Gading)
- 1 Januari 2022 pukul 08.00 WIB pergi dari Dinsos Jakut
- 1 Januari 2022 sekitar pukul 22.00 WIB di sekitar RS Koja
- 2 Januari pukul 12.00 WIB dilihat oleh karyawan gedung pompa Cilincing
- 3 Januari pukul 08.00 masih terlihat di area gedung pompa Cilincing
- 3 Januari ada di Kampung Nelayan
- 4 Januari masih ada di Kampung Nelayan
- 5 Januari sekitar pukul 22.00 WIB terlihat di daerah Kalibaru jalan melewati SMK 36
- 6 Januari sekitar pukul 17.00 WIB info dari Satpam, sholat Jumat di Masjid Jakarta Islamic Center (JIC)
- 6 Januari ba'da magrib di warteg 2 ribu Jalan Kompleks Uka (600 meter dari Masjid JIC)

Amel mengungkapkan, ciri-ciri ayahnya yakni sudah pikun (penderita demensia), gigi depan ompong, rambut beruban, mata sedikit katarak, kulit gelap, dan tinggi sekitar 160 cm.


#detiktif adalah program jurnalisme kolaboratif yang melibatkan peran serta pembaca detikcom atau detikers. Pembaca bisa terlibat aktif memberikan informasi suatu isu yang sedang diberitakan #detiktif. Anda yang punya informasi terkait pemberitaan #detiktif bisa berbagi informasi ke redaksi@detikcom dengan subjek "[detiktif] orang hilang". Sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk keperluan verifikasi. (idh/tor)