10 Bulan Krisis Air Bersih di Muara Baru, PAM Jaya Minta Maaf-Cari Solusi

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 15:40 WIB
Muara Baru Jakut Krisis Air Bersih
Foto: Warga Muara Baru Jakut Krisis Air Bersih (Wildan-detikcom)
Jakarta -

Krisis air bersih terjadi di Kampung Marlina Elektro RT 10 RW 17, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Direktur Pelayanan PAM Jaya, Syahrul menyampaikan permintaan maaf.

"Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan air bersih PALYJA yang dialami warga Muara Baru/Kampung Marlina Elektro RT 10 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan beberapa waktu lalu," kata Syahrul, Kamis (13/1/2022).

Kirim Mobil Tangki Air

Sebagai bentuk tanggung jawab, Syahrul mengatakan pihaknya memberikan pelayanan darurat dengan mengirimkan mobil tangki air. Ini dilakukan untuk meminimalisir krisis air yang terjadi.

"Sebagai bentuk pelayanan darurat PALYJA akan melakukan pengiriman mobil tangki, untuk memenuhi kebutuhan air," tambahnya.

Selain itu, kata Syahrul pihaknya juga berupaya mengatasi masalah tersebut dengan mencari sumbatan hingga pengecekan booster pump.

"Pencarian sumbatan di jalur pipa transmisi di Jalan Muara Baru Raya, konfigurasi dan balancing supply area Marlina dan Muara Baru, pemindahan pompa dorong di Jl Elektro," kata dia.

"Koordinasi dengan perangkat RT di RW 17, pencarian kebocoran di jalur pipa transmisi Muara Baru, flushing (penggelontoran air) di jalur pipa distribusi dan pengecekan Booster Pump Marlina oleh tim Maintenance," sambungan.

Dia menambahkan, untuk mengatasi masalah kelangkaan air, PAM Jaya akan memasang air valve dan wash out di beberapa titik di Jalan Muara Baru Raya dan Marlina. Juga, akan dipasang reservoir yang akan rampung pada Maret 2022 nanti.

"Pemasangan reservoir (di Jl Marlina) sebagai solusi permanen direncanakan selesai di bulan Maret 2022," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun PAM Jaya, dari toral 159 pelanggan di Kampung Marlina, sebanyak 92 persen sudah teratasi. Syahrul menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan pemasangan air valve yang ditargetkan selesai pada akhir januari 2022.

"Kondisi terkini di Kampung Marlina, dari 159 pelanggan, 92% sudah mengalir, sisanya masih tidak lancar. Saat ini sedang dilakukan upaya perbaikan termasuk konfigurasi dan penyesuaian suplai serta pemasangan air valve," ujarnya.

"Diharapkan setelah pekerjaan tersebut selesai, kondisi suplai air dapat mengalir dengan optimal," ucapnya.

Diketahui, kurang-lebih 981 kepala keluarga (KK) di Kampung Tembok Bolong RT 01 RW 17, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, terdampak krisis air bersih. Diketahui, krisis air bersih sudah terjadi sekitar 10 bulan lamanya.

"Betul, kurang-lebih segitu (10 bulan) sulit air. Tiap bulannya sampai sekarang nggak pernah lancar," ucap Rodenah (39), warga Kampung Tembok Bolong RT 01, saat ditemui di kediamannya, Senin (10/1).

Rodenah mengatakan biasanya air sulit keluar di jam tertentu. Terkadang dia dan warga lainnya harus bangun tengah malam untuk mendapatkan air bersih.

Simak juga 'Krisis Air Bersih, Warga Rusunami City Garden Ngadu ke Anies':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)