ADVERTISEMENT

Modus Panti Pijat Plus-plus di Depok: Matikan Lampu Saat Datang Tamu

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 19:45 WIB
Ketua RW 01 Sawangan Baru, Abdul Aziz menunjukkan lokasi panti pijat plus-plus di Sawangan, Depok
Ketua RW 01 Sawangan Baru Abdul Aziz menunjukkan lokasi panti pijat plus-plus di Sawangan, Depok. (Dok. istimewa)
Depok -

Sebuah panti pijat refleksi di Sawangan, Depok, digerebek warga karena diduga menjadi tempat prostitusi. Ketua RW 01 Sawangan Baru, Abdul Aziz, mengungkap modus panti pijat saat praktik prostitusi.

"Kalau ada tamu yang dateng, lampu depan dimatiin," kata Ketua RW 01 Sawangan Baru Abdul Aziz saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1/2022).

Azis mengatakan panti pijat plus-plus itu beroperasi dari pagi hingga malam hari. Panti pijat plus-plus itu buka dari jam sembilan pagi hingga sembilan malam.

"Buka jam sembilan pagi tutup jam sembilan malam," ucap Azis.

Warga menyerahkan kasus itu ke Polres Depok. Pihak kepolisian memeriksa lima orang terkait kejadian itu.

"Sementara lima orang. Pemilik, penjaga, tamu, dua terapis," kata Kata Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heros Baruno saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1).

Yogen belum berkomentar lebih banyak soal penggerebekan tempat pijat plus-plus yang dilakukan warga itu. Yogen mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

"Masih kita mintai keterangan," ujar Yogen.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Simak juga Video: Tak Ditahan, Cassandra Angelie Hanya Dikenakan Wajib Lapor

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT