Polisi Periksa Pemilik-Terapis Panti Pijat yang Digerebek Warga Depok

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 17:56 WIB
Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heroes menjelaskan update terkait kebocoran pipa gas di Mal Margo City, Depok, Senin (23/8/2021).
Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heros Baruno. (Wilda/detikcom)
Depok -

Polres Metro Depok menindaklanjuti terkait adanya aksi penggerebekan di tempat pijat plus-plus, Sawangan, Depok. Polisi memeriksa lima orang dari panti pijat plus-plus itu.

"Sementara lima orang. Pemilik, penjaga, tamu, dua terapis," kata Kata Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heros Baruno saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1/2022).

Yogen belum berkomentar lebih banyak soal penggerebekan tempat pijat plus-plus yang dilakukan warga itu. Yogen mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

"Masih kita mintai keterangan," ujar Yogen.

Sebelumnya, sejumlah warga menggerebek tempat pijat plus-plus yang berada di Sawangan, Depok. Tempat pijat plus-plus itu diduga menjadi sarang prostitusi,

Hal ini terungkap setelah salah satu warga menyamar menjadi pelanggan. Warga kemudian menggerebek panti pijat yang berlokasi di Jl Raya Muchtar, Sawangan, Depok, pada Selasa (11/1) malam.

Ketua RW 01 Sawangan Baru, Abdul Aziz menjelaskan dugaan prostitusi itu terbongkar setelah salah satu warga membuka aplikasi MiChat.

"Buka MiChat. Muncul nama dan alamat Reflexi Aura," kata Azis saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1/2022).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Tak Ditahan, Cassandra Angelie Hanya Dikenakan Wajib Lapor

[Gambas:Video 20detik]