ADVERTISEMENT

Vaksin Booster untuk Siapa Saja? Ini Syarat Penerima Ditentukan Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 17:42 WIB
Vaksin Booster untuk Siapa Saja? Ini Syarat Penerima Ditentukan Pemerintah
Vaksin Booster untuk Siapa Saja? Ini Syarat Penerima Ditentukan Pemerintah (Foto: Tim Infografis detikcom/Fuad Hasim)
Jakarta -

Vaksin booster untuk siapa saja mulai dicari tahu. Pemerintah baru saja memulai program vaksinasi booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19 pada hari ini (12/1).

Adapun seluruh masyarakat di Indonesia dapat menerima vaksin booster secara gratis tanpa dipungut biaya. Namun ada syarat yang harus dipenuhi untuk dapat menerimanya.

Lalu vaksin booster untuk siapa saja? ini syarat yang diatur pemerintah.

Vaksin Booster untuk Siapa Saja: Ini Daftarnya

Melansir dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, vaksin booster gratis yang merupakan bagian dari program pemerintah memberikan syarat tertentu. Adapun syaratnya yaitu:

  1. Seluruh masyarakat Indonesia berusia di atas 18 tahun
  2. Sudah divaksin dua dosis dengan ketentuan dosis kedua vaksin diberikan dalam jangka waktu minimal 6 bulan.

Dalam program vaksinasi booster, ada kelompok tertentu yang diprioritaskan, yaitu:

  1. Orang lanjut usia (lansia)
  2. Penderita immunokompromais

3 Alasan Dibutuhkannya Vaksin Booster

Melansir dari laman resmi BPOM RI, ada sejumlah alasan kenapa vaksin booster saat ini dibutuhkan oleh masyarakat di masa pandemi Covid-19. Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro mengungkap 3 alasannya, antara lain karena:

  • Dalam 6 bulan pasca vaksinasi, antibodi menurun. Kemunculan varian-varian baru Covid-19 juga jadi salah satu alasannya.
  • Hingga saat ini belum diketahui kapan pandemi berakhir. Dengan begitu, masyarakat harus memiliki imunitas tinggi
  • Equity, yaitu semua orang berhak mendapatkan vaksin di seluruh provinsi.

Program Vaksin Booster Gunakan Vaksin Kombinasi-Sama

Adapun pemberian dosis vaksin booster berbeda-beda sesuai dengan jenis vaksin. Lantaran ketersediaan vaksin yang ada berbeda dibanding tahun lalu, vaksin booster diberikan dengan dikombinasikan.

Kombinasi ini telah dipertimbangkan oleh para peneliti di dalam dan luar negeri dan telah dikonfirmasi oleh BPOM dan ITAGI serta sesuai rekomendasi WHO, yakni program vaksin booster diizinkan menggunakan vaksin yang sejenis atau homolog atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.

Arti heterolog adalah vaksinasi booster menggunakan vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara homolog artinya vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Hasil penelitian dari dalam dan luar negeri juga menunjukkan bahwa vaksin booster setengah dosis menunjukkan peningkatan level antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh, dan memberikan dampak KIPI yang lebih ringan.

Kini vaksin booster untuk siapa saja telah diketahui. Jika kamu termasuk penerima vaksin, cek soal besaran dosis hingga cara cek tiket dan jadwal vaksin booster. Simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT