Muhammadiyah Minta Warga Tenang, Percayakan Kasus Ferdinand ke Polri

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 17:12 WIB
Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Muti,
Abdul Mu'ti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti percaya Polri mempunyai bukti yang cukup kuat untuk menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah'. Mu'ti mengatakan proses selanjutnya adalah pembuktian di pengadilan.

"Penangkapan itu sudah seharusnya dilakukan. Polisi tentu memiliki bukti awal yang cukup kuat. Secara hukum, penangkapan itu merupakan langkah awal untuk mempermudah proses penyelidikan dan agar yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti. Selanjutnya pembuktian akan dilakukan di pengadilan," kata Mu'ti kepada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Mu'ti juga meminta masyarakat tetap tenang. Dia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

"Dengan ditangkapnya Saudara Ferdinand, masyarakat diharapkan tetap tenang, mempercayakan semua proses kepada aparatur penegak hukum, dan pengadilan," ujar Mu'ti.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan sebelumnya menyebutkan Ferdinand tidak dijerat pasal penodaan agama, melainkan pasal pembuat keonaran sebagai berikut:

-Pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHP Undang-Undang No 1 Tahun 1946
-Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ferdinand ditahan selama 20 hari di Rutan Cabang Jakarta Pusat di Mabes Polri. Berdasarkan kondisi kesehatannya, Ferdinand dinyatakan layak ditahan.

"(Ditahan) di Rutan Cabang Jakarta Pusat di Mabes Polri. Hasil pemeriksaan dokter dari Pusdokkes, layak untuk dilakukan penahanan," ucap Ramadhan.

(knv/fjp)