Banyak Pemotor Melanggar, Sampai Kapan Flyover Pesing Dijaga Polisi?

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 15:21 WIB
Pengendara motor melintasi flyover Pesing, Jakarta, Minggu (9/1/2022). Meskipun dilarang untuk melintas, para pengendara tetap nekat melewati flyover tersebut. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Motor masih nekat melintas di flyover Pesing (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Wayan mengatakan pihaknya mulai melakukan penertiban tersebut sejak pukul 09.00 WIB hingga siang. Mereka dikenai denda maksimal Rp 500 ribu.

"Kalau pasal kena 287 UULAJ No 22 Tahun 2009," sambungnya.

Berikut bunyi Pasal 287 ayat (1):

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau marka jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu."

Dikutip dari laman Jakarta.go.id, flyover Pesing atau layang Pesing dibangun pada 27 Agustus 2002. Flyover Pesing memang tidak diperkenankan untuk dilewati oleh motor, bajaj, dan kendaraan besar seperti trailer. Yang boleh melewati flyover Pesing hanya mobil pribadi dan bus TransJakarta.

Meskipun begitu, pengendara motor sering kali nekat melewati flyover Pesing. Akibat kenekatan para pengendara motor ini, beberapa kecelakaan yang melibatkan pemotor pernah terjadi. Salah satunya pemotor yang tewas tertabrak TransJ di flyover Pesing pada Agustus 2012. Ada juga seorang pengendara motor yang tewas setelah menabrak separator lajur bus Trans Jakarta pada Februari 2014.


(ain/mea)