Polisi Ungkap Jejak Hitam Pemerkosa Anak 9 Tahun di Setiabudi

Mulia Budi - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 13:01 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi (Foto: Zaki Alfarabi / detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap jejak kriminal E, tersangka pemerkosaan anak berusia 9 tahun di Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Tersangka E diduga pernah melakukan aksi yang sama 3 tahun silam.

"Menurut pengakuan dari tersangka dan ibu korban, sekitar 3 tahun yang lalu yang bersangkutan pernah melakukan pelecehan seksual dengan meraba-raba tubuh keponakannya yang berasal dari Padang. Sekitar 2019," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Kompol Lucky Carvarino saat dimintai konfirmasi, Senin (10/1/2022).

Lucky menjelaskan kejadian pelecehan 3 tahun silam tersebut tidak dibawa ke jalur hukum. Keluarga memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan.

"Hanya saja diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan semenjak kejadian itu keponakannya langsung dipulangkan ke Padang. Tidak sampai ke jalur hukum," tuturnya.

Lebih lanjut, Lucky mengatakan Tempat kejadian perkara (TKP) kedua kejadian adalah sama yaitu di kamar tersangka. Saat kejadian pelecehan, keponakan tersangka yang dari Padang itu disebut Lucky berusia 15 tahun.

Sementara itu, Ibu korban berinisial N (47) bersama anak akan kembali mendatangi Polsek Setiabudi. Pemanggilan itu mengetahui kondisi Psikologi anak.

"Setelah itu kita lakukan pemeriksaan dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Untuk dicek bagaimana psikologi korban dan akan dilakukan trauma healing," ujar Lucky.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hari ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait penanganan kasus pemerkosaan anak berusia 9 tahun di Polsek Setiabudi. Polisi mengungkap pelaku merupakan paman dari korban.

"Korban telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri bernama E," kata Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi saat dihubungi, Minggu (9/1).

Peristiwa keji itu terjadi pada Senin (3/1), sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu pelaku sedang berada di rumah korban.

(lir/lir)