Nestapa Kabupaten OKU: Bupati-Wabup Meninggal Berselang 10 Bulan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 11:37 WIB
Wabup OKU Johan Anuar (dok IG Pemkab OKU)
Wabup OKU Johan Anuar (Dok. IG Pemkab OKU)
Ogan Komering Ulu -

Nestapa bagi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang kehilangan 2 pimpinannya. Bupati meninggal dunia sepekan setelah dilantik, sementara Wabup juga wafat 10 bulan kemudian.

Bupati OKU Kuryana Azis meninggal pada Senin (8/3/2021) pagi, sepekan setelah dilantik pada Jumat (26/2), akibat mengidap COVID-19. Sementara Wabup OKU nonaktif Johan Anuar meninggal pada Senin (10/1/2022) akibat kanker paru di RS Siti Khodijah.

"Innalillahi wa innaillaihi rojiun... telah berpulang ke rahmatullah Yang Terhormat, Bapak. Drs. Johan Anuar Pukul 07.30 WIB, di RS Siti Khadijah Palembang," tulis pesan yang tersebar di WAG pagi ini.

Penasihat hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati, membenarkan kabar meninggalnya politisi Golkar tersebut. Johan meninggal setelah dirawat akibat sakit.

"Benar Pak Johan Anuar telah meninggal dunia pagi tadi. Sekarang masih di RS Siti Khadijah. Rencana dibawa ke Baturaja. Sekarang masih di RS," kata Titis.

Diketahui, Johan Anuar tidak sempat memimpin OKU karena tersandung kasus korupsi tanah kuburan. Johan harus kembali ke penjara setelah dilantik.

Johan telah divonis bersalah dengan hukuman 8 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta dan subsider 6 bulan kurungan.

"Menyatakan Terdakwa terbukti bersalah dengan menjatuhkan pidana selama 8 tahun. Lalu menyatakan Terdakwa tetap dalam tahanan, mengganti denda Rp 500 juta atau subsider 6 bulan," kata hakim yang diketuai Erma Suharti, Selasa (4/5/2021).

Dengan meninggalnya dua pucuk pimpinan itu, Kabupaten OKU hingga saat ini tidak memiliki bupati atau wabup definitif.

(mud/trw)