Kilas Tugu Pamulang: Dikritik Warga hingga Direvitalisasi Rp 700 Juta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 21:14 WIB
Tugu Pamulang yang sempat disorot banyak pihak karena berbeda dengan desain awal hampir selesai direnovasi. Begini wujudnya sekarang.
Tugu Pamulang (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Sayembara Ulang Desain Tugu Pamulang

Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan akan melakukan sayembara ulang terkait bentuk, gambar dan desain tugu tersebut. Sayembara dilakukan usai Tugu tersebut viral dan dikritik banyakk orang.

"Setelah saya menggali persoalan, mempelajari tentang latar belakang dan lain sebagainya, perlu saya tegaskan bahwa pembangunan tugu atau menara itu dibangun tahun 2018 dan sudah dinyatakan selesai final. Tugu itu dibangun dengan latar belakang dan pertimbangan, karena sebelumnya lokasi itu kumuh. Ada baliho yang rusak, miring, dan di bawahnya juga banyak sampah-sampah," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/4).

Ia kaget dengan perbedaan bentuk Tugu Pamulang yang telah selesai dibangun 2018 tersebut. Kini, Wahidin meminta publik terlibat dalam desain.

Diketahui, ada 1.013 peserta yang mengikuti sayembara tersebut. Pada 15 September 2021, nantinya hasil karya sayembara akan dikumpulkan dan setelahnya akan dilakukan penilaian oleh juri selama satu minggu. Pemprov Banten menganggarkan proyek renovasi Tugu Pamulang sebesar Rp 200 juta. Nantiya pemenang sayembara akan diberi hadiah uang senilai Rp 20 juta.

Tugu Pamulang Diresmikan

Tugu Pamulang kemudian diresmikan Sabtu 8 Januari 2022 oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Wahidin mengatakan desain Tugu Pamulang diambil dari sejarah hingga budaya Kota Tangerang Selatan. Selain itu, ada sejarah dari Banten.

"Ya tadi awalnya saya nggak ngerti, tapi lama-lama ngerti dari Pak Arlan (Plt Kepala Dinas PUPR Banten). Historical, sejarah, kultural diambil dari Kota Tangselnya, sejarah Bantennya, berbagai simbol," kata Wahidin di lokasi, Sabtu, (8/1/2022).

Wahidin mengaku tak mempermasalahkan jika Tugu Pamulang yang merupakan aset Pemprov Banten dialihkan ke Pemkot Tangsel. Menurutnya, Tugu Pamulang ini dibangun untuk masyarakat.

Revitalisasi Tugu Pamulang Habiskan Rp 700 Juta

Revitalisasi Tugu Pamulang menghabiskan anggaran Rp 700 juta. Pengerjaan revitalisasi dilakukan selama dua bulan.

"Kita menggunakan anggaran APBD Provinsi Banten 2021 di Dinas PUPR, yang melaksanakan di UPTD Tangerang. Total anggarannya Rp 700 juta. Pengerjaan hampir dua bulan," kata Plt Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan di lokasi, Sabtu (8/1/2022).

Arlan menjelaskan biaya perawatan Tugu Pamulang selama satu tahun sekitar Rp 50 juta. Ke depan, Tugu Pamulang akan dipasangi pagar-pagar agar tidak ada yang merusak.

Warga Komentari Tampilan Baru Tugu Pamulang

Salah satu warga, Iwan (38), mengaku bangga atas direvitalisasinya Tugu Pamulang karena kotanya memiliki ikon. Iwan mengatakan Tugu Pamulang saat ini lebih bagus dan menarik.

"Bangga. Intinya mah bangga aja, ada ikonnya. Sebelumnya sama saja sih, cuma kurang menarik saja. Sekarang lebih bagus, kata Iwan di lokasi, Sabtu, (8/1/2022).

Iwan mengaku tak mempermasalahkan anggaran ratusan juta rupiah yang dikeluarkan untuk merevitalisasi tugu Pamulang. Menurutnya, kerap ada biaya tak terduga yang dikeluarkan saat membangun tugu layaknya membangun rumah.

"Ya kita mah kalau gitu-gitu kepanjangan nanti. Ya terima aja," ujarnya.

"Ya nggak apa-apa (revitalisasi Tugu Pamulang menghabiskan Rp 700 juta). Ya kita kalau bangun rumah juga kadang-kadang ada biaya tak terduga," tambahnya.

Warga lainnya, Joni (55), juga ikut berkomentar terkait revitalisasi Tugu Pamulang yang terletak di dekat Jalan Raya Pamulang itu. Joni mengatakan Tugu Pamulang saat ini terlihat jauh lebih bagus.

"Kelihatannya dipandang mata lebih bagus," kata Joni

Joni juga mengaku tidak masalah terkait biaya revitalisasi yang mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu karena revitalisasi Tugu Pamulang untuk masyarakat.

"Ya nggak apa-apa. Soalnya kan buat umum, bersama," jelas Joni.


(dek/isa)