Pemprov Banten soal Tugu Pamulang: Pemugaran Belum Terlaksana Akibat Pandemi

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 14:35 WIB
Tugu Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Tugu Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. (Andhika Prasetia/detikcom)
Tangerang Selatan -

Sebuah bangunan tugu di Pamulang, Tangerang Selatan, disorot masyarakat lantaran bangunannya berbeda jauh dengan desainnya. Pemprov Banten mengaku tengah berupaya melakukan pemugaran tugu tersebut namun terkendala pandemi Corona.

Kepala Dinas PUPR Banten, Trenggono mengatakan rencana perbaikan tugu akhirnya tertunda akibat pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap anggaran. Anggaran perbaikan tugu yang sudah direncanakan terkena refocussing.

"Bukan hanya Tugu Pamulang yang terkena refocussing, tapi juga banyak kegiatan lainnya yang mengalami hal yang sama," kata Trenggono saat dihubungi detikcom, Minggu (11/4/2021).

Trenggono lalu menjelaskan pembangunan Tugu Pamulang yang dianggarkan pada tahun 2017 oleh Dinas PUPR Banten sebetulnya dibangun dengan desain seperti yang sudah ada saat ini. Dia menuturkan pembangunan dilaksanakan pada tahun 2018.

"Betul seperti itu, ini saya sudah cek memang desain awalnya seperti memang ini, maklum mungkin dari bukan hanya tiangnya saja, pekerjaannya termasuk tamannya. Kita senang ada koreksi untuk tahun ini, kita coba untuk menyelsaikannya supaya tuntas," ucapnya.

Namun, dia menyebut di tahun 2019 setelah pembangunan tugu selesai, Pemkot Tangerang Selatan meminta untuk diubah. Namun perubahan itu tidak kunjung terlaksanan lantaran persoalan birokrasi.

"Nah dari pemkot itu mereka minta dilakukan perbaikanlah. Nah, 2019 ini, ada komunikasi desainnya seperti, nah salah satunya desainnya adalah yang ada di viral sekarang pak. Jadi, 2019 itu desainnya yang diusulkan, kita juga sudah menganggarkan akhirnya 2020 mulai ada kegiatan tadi sehingga tidak ditindaklanjuti maklum lah birokrasi, dan belum ada kesepakatan-kesepakatan mau diapain," ungkapnya

Lebih lanjut, Trenggono menyebut persoalan bukan ada pada desain pembangunan. Menurutnya pihak Pemprov Banten sudah mengkoordinasikan perubahan tapi tidak ditindaklanjuti sampai sekarang.

"Betul, yang terakhir itu desain yang sudah lakukan (yang akan kita lakukan) yang sudah kita usulkan di 2019 akhir ini yang belum terlaksana, jangan sampai kejadian, sudah dilaksanakan pimpinan nanya berubah, berubah lagi kemauannya," ujarnya

"Kalau pekerjaan yang kita kerjakan tidak sesuai juga tidak bisa, tapi bukan di situ masalahnya, di koordinasi setelah ada perubahan yang tidak ditindaklanjuti sampai sekarang," lanjut dia.

Seperti diketahui, sebuah bangunan tugu di Pamulang, Tangerang Selatan, ramai-ramai disorot oleh netizen di media sosial. Sebab, bangunan tugu tersebut sangat berbeda jauh dengan desainnya.

Mulanya, foto tugu di Pamulang itu disorot oleh warganet di Twitter. Dalam gambar yang dilihat detikcom, desain itu berbeda jauh dengan hasil tugunya yang hanya tampak kerangkanya.

Gambar desain dan foto tugu itu diunggah oleh pemilik akun @handjobservice pada 8 April 2021.

"Kebanyakan pembangunan di Pamulang emang gaib. Proyek pemerintah aja bisa disegel sama pemerintah sendiri," tulisnya dalam cuitan yang memuat gambar kolase tersebut.

Dalam cuitan lanjutannya, dia mengatakan proyek tugu tersebut dikerjakan oleh Pemprov Banten. Namun dia tetap mempertanyakan soal wewenang proyek tugu ini.

Simak juga 'Peresmian Tol Serpong-Pamulang dan Cengkareng-Kunciran':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)