Beredar Video KSAD Nyanyi 'Ayo Kita Ngopi' Bareng Prajurit

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 19:58 WIB
Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman (dok Puspen TNI)
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (dok Puspen TNI)
Jakarta -

Klip video Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman beredar di masyarakat. Jenderal Dudung menyanyikan lagu tentang kegemaran masyarakat Indonesia minum kopi.

Dalam klip video dimaksud, dilihat detikcom pada Jumat (7/1/2022), Dudung terlihat berada di hamparan rumput yang luas. Dudung berdiri paling depan dan di belakangnya terdapat para prajurit TNI.

Video klip KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.Klip video KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. (screenshot video)

Dudung terlihat mengenakan kaus dibalut jaket. Sedangkan para prajurit seragam mengenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang.

"Presiden ngopi, gubernur ngopi, Pak Camat ngopi, RT, RW juga ngopi," dendang Dudung seperti dalam video.

Jenderal Dudung tampak sumringah. Dengan luwes, mantan Pangkostrad itu berjoget sambil bernyanyi.

Video klip KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.Dalam klip videonya, Jenderal Dudung minum kopi bersama prajurit. (screenshot video)

Begitu pula para prajurit TNI di belakangnya. Para prajurit juga terlihat ikut berjoget dengan koreografi yang sama.

"Pak hakim ngopi, pak jaksa ngopi, pengacara ngopi, terdakwa juga ngopi," sebut Dudung.

"Siapa orangnya, dari mana asalnya, pada suka ngopi semua. Apapun kerjanya, di mana pun tempatnya, ayo kita ngopi semua," imbuhnya.

Terpisah, anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha mengaku baru mengetahui klip video Jenderal Dudung tersebut. Tamliha menilai video tersebut sebagai bagian dari upaya Dudung membangun kebersamaan dengan para prajurit.

"Saya memaknai video tersebut sebagai bagian dari upaya KSAD untuk membangun kebersamaan antara petinggi TNI AD dengan jajarannya," kata Tamliha kepada wartawan.

Tamliha tidak mempersoalkan klip video tersebut sepanjang bukan untuk mempromosikan merek tertentu. Meski demikian, elite PPP itu mengingatkan Dudung bahwa membangun kebersamaan dengan masyarakat merupakan hal yang paling penting.

"Sepanjang tidak untuk mempromosikan merek kopi tertentu tidak ada masalah. Namun, membangun kebersamaan sebaiknya tidak hanya dengan jajaran internal TNI AD, melainkan yang paling penting adalah membangun kebersamaan dengan rakyat yang merupakan ibu kandung TNI," terang Tamliha.

Anggota Komisi I DPR lainnya, Bobby Adhityo Rizaldi, juga menanggapi. Bobby menilai positif tema lagu yang dinyanyikan Jenderal Dudung.

"Bagus juga ya, konten lagunya cukup simpatik, ajak ngopi-ngopi dan seterusnya," ujar Bobby kepada wartawan.

Dia menduga Dudung ingin memberi pesan tertentu, yakni sering-sering berkumpul dengan prajurit. Dudung, menurutnya, ingin menampilkan bahwa militer Indonesia humanis.

"Mungkin pesannya sering-sering kumpul agar tidak miskomunikasi, agar guyub. Apalagi latar belakangnya prajurit, tapi posisi senam santai, militer yang humanis," terang Bobby.

"Oke saja ini, agar TNI tidak dilihat 'menakutkan' oleh rakyat yang dilindunginya," imbuh elite Partai Golkar itu

Lihat juga Video: 5 Fakta Kasus Kematian Handi-Salsa Buat KSAD Dudung Minta Maaf

[Gambas:Video 20detik]



(zak/fjp)