KPK Eksekusi Eks Sekretaris MA Nurhadi dkk ke Lapas Sukamiskin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 19:29 WIB
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi bersaksi untuk Eddy Sindoro di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (21/1). Saat bersaksi ia terlihat santai.
Eks Sekretaris MA, Nurhadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengeksekusi mantan Sekretaris MA Nurhadi ke Lapas Sukamiskin. Nurhadi akan menjalani hukuman penjara selama 6 tahun.

"Jaksa eksekusi Josep Wisnu Sigit, Kamis (6/1), telah melaksanakan putusan MA RI dengan terpidana Nurhadi dengan cara memasukkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 6 tahun dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan yang dijalani," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).

Eksekusi itu berdasarkan putusan MA RI Nomor : 4147 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Desember 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 12/PID.SUS-TPK/2021/PT DKI tanggal 28 Juni 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 45/Pid.Sus TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 10 Maret 2021.

Ali mengatakan Nurhadi juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 500 juta. Namun apabila tak sanggup membayar, Nurhadi bisa menggantikannya dengan hukuman penjara selama 3 bulan.

Selain itu, KPK juga mengeksekusi menantunya Nurhadi, Rezky Herbiyono ke Lapas Sukamiskin, di kasus yang sama. Rezky juga akan menjalani hukuman penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Dilakukan juga eksekusi terhadap terpidana Rezky Herbiyono berdasarkan putusan yang sama dan telah berkekuatan hukum tetap dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 6 tahun dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan yang dijalani," katanya.

Selanjutnya, KPK juga mengeksekusi penyuap Nurhadi, Hiendra Soenjoto ke Lapas Sukamiskin. Hiendra akan menjalani hukuman penjara selama 4,5 tahun.

"Masih dalam perkara yang sama, dilaksanakan eksekusi pidana badan bagi terpidana Hiendra Soenjoto yang telah berkekuatan hukum tetap dengan cara memasukkan ke Lapas Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan," katanya.

Eksekusi itu berdasarkan putusan MA RI Nomor : 4555 K/Pid.Sus/2021 tanggal 8 Desember 2021 Jo putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 15/Pid.Sus-TPK/2021/PT DKI tanggal 16 Juni 2021 Jo putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 02/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Jkt.Pst tanggal 31 Maret 2021.

Hiendra juga dikenai pidana denda sebesar Rp 100 juta, dengan ketentuan, apabila tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.