Menlu: Indonesia Akan Bawa G20 Jadi Katalis Pemulihan Global

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 18:57 WIB
Menlu RI Retno Marsudi
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Indonesia menjadi Presiden G20 mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang. Presidensi Indonesia merupakan peluang yang akan dimanfaatkan untuk membawa G20 menjadi lokomotif pemulihan global yang inklusif.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dalam pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2022. Dalam kesempatan itu, ia menekankan tentang kerja sama antar negara berkembang.

"Inclusiveness merupakan ruh presidensi Indonesia. Indonesia ingin membawa G20 agar dapat menjadi katalis pemulihan global dan kerja sama konkret yang bermanfaat bagi negara berkembang," ujar Retno dalam keterangan tertulis, Kamis (6/1/2022).

Lebih lanjut, Retno menjabarkan presidensi Indonesia akan difokuskan pada tiga agenda utama, yakni memperkuat arsitektur kesehatan global, transisi energi, dan transformasi digital. Indonesia pun akan selalu mengedepankan transparansi dalam presidensi G20.

"Presidensi Indonesia akan dijalankan dengan transparansi yang tinggi sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal," jelasnya.

Dirinya pun menegaskan kerja diplomasi Indonesia di tahun 2022 akan digunakan untuk mendukung kesuksesan presidensi Indonesia di G20.

"Sebagaimana disampaikan Presiden Widodo, Indonesia akan menyambut dengan hangat semua delegasi G20 di lebih dari 150 pertemuan," pungkasnya.

(akd/ega)