Tangkap Walkot Bekasi, KPK Sita Bukti Fantastis Uang Rp 5,7 M

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 18:23 WIB
Jakarta -

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama sejumlah orang lainnya ditangkap KPK. Dari operasi tangkap tangan kasus dugaan korupsi ini, KPK juga mengamankan uang total Rp 5,7 miliar.

"Perlu diketahui, jumlah uang bukti kurang-lebih Rp 5,7 miliar dan sudah kita sita Rp 3 miliar berupa uang tunai dan Rp 2 miliar dalam buku tabungan," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022).

Firli Bahuri menjelaskan KPK bergerak mengamankan Sekretaris Dinas Penanaman Modal Kota Bekasi inisial MB pada Rabu (5/1). MB ditangkap saat keluar dari rumah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Tim KPK memasuki rumah dinas itu dan mengamankan sejumlah orang, inisial RE yakni Rahmat Effendi, MB, BK, dan beberapa ASN.

"Selain itu, tim KPK juga menemukan bukti uang dengan jumlah yang fantastis, miliaran rupiah, dalam bentuk pecahan rupiah," kata Firli.

Di tempat lain, yakni di Pancoran dan Senayan, Jakarta, tim KPK melakukan penangkapan sejumlah orang. Semua orang yang ditangkap kemudian digelandang ke gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada Rabu (5/1) pukul 23.00 WIB tadi malam, KPK mengamankan dua orang inisial MS (Camat Rawalumbu) dan JL (Kadis Perumahan Kota Bekasi) di kediaman masing-masing. Pagi hari tadi, tim KPK mengamankan lagi inisial WY (Camat Jatisampurna) dan LBM (swasta). Ada duit yang diamankan dari situ.

"Beserta bukti uang ratusan juta dalam bentuk rupiah," kata Firli.

"Seluruh bukti uang yang telah disita KPK kurang-lebih Rp 3 miliar, dan buku rekening bank dengan saldo sekitar Rp 2 miliar," kata Firli.

(dnu/fjp)