Walikota Bekasi Ditangkap KPK, 4 Hal Ini Terungkap

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 14:10 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ditangkap KPK karena terlibat dalam jual beli jabatan. Dia ditangkap KPK Rabu (5/1) di Bekasi, Jawa Barat.
Walikota Bekasi Ditangkap KPK, 4 Hal Ini Terungkap (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Walikota Bekasi ditangkap KPK karena diduga terkait jual beli jabatan. Dia ditangkap KPK Rabu (5/1) di Bekasi, Jawa Barat.

Rahmat Effendi, Walikota Bekasi ditangkap KPK kemarin siang pukul 13.30 WIB. KPK pun mengamankan sejumlah uang dan pihak lain yang terlibat.

"Benar KPK telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Bekasi, Jawa Barat, siang hari ini jam 13.30, 5 Januari 2022 beberapa pihak kami amankan bersama sejumlah uang," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Rabu (5/1).

detikcom sudah merangkum fakta Walikota Bekasi ditangkap KPK. Informasi lengkapnya, simak uraian berikut ini.

Walikota Bekasi Ditangkap KPK Bersama Belasan Orang Lainnya

KPK tak hanya menangkap Wali Kota Bekasi. Dalam kasus jual beli jabatan ini, total pihak yang diamankan sebanyak 12 orang.

"Dalam kegiatan tangkap tangan ini KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar 12 orang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (6/1/2022).

Pihak yang diamankan itu melibatkan ASN Pemkot Bekasi dan pihak swasta. Kedua pihak tersebut, kata Ali, masih dilakukan pemeriksaan di gedung KPK.

"Di antaranya walikota Bekasi, ASN Pemkot Bekasi dan beberapa pihak swasta. Hingga kini pihak yang diamankan masih terus dilakukan permintaan klarifikasi dan keterangan oleh tim KPK" ucap Ali.

Walikota Bekasi Ditangkap KPK: Rahmat Effendi Diperiksa KPK

Wali Kota Bekasi ditangkap KPK pada Rabu kemarin. Dia pun mendatangi gedung KPK pukul 22.50 WIB.

Setibanya di lokasi, Wali Kota Bekasi yang akrab disapa Pepen itu disambut oleh pengacaranya. Dia tampak menerima kertas berwarna putih. Tanpa meninggalkan komentar, dia pun langsung masuk ke gedung KPK guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rahmat Effendi selaku Wali Kota Bekasi ditangkap KPK kini masih dimintai keterangan di Gedung Merah Putih. KPK sendiri belum bisa membeberkan informasi lebih lanjut terkait kasusnya.

"Saat ini pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan permintaan keterangan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini," ujar Ali kepada wartawan, Rabu (5/1).

"Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," sambungnya.

Walikota Bekasi Ditangkap KPK, KPK Amankan Sejumlah Uang

KPK mengamankan sejumlah uang saat menangkap Rahmat Effendi. Tim penyidik KPK masih memeriksanya terkait kasus jual beli jabatan.

Kendati uang yang diamankan belum diketahui nominalnya, namun Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebutkan pihaknya bakal memeriksa Pepen. KPK pun bakal menyampaikan informasi lebih lanjut jika Wali Kota Bekasi ditangkap KPK itu sudah selesai menjalani pemeriksaan.

"Kami saat ini sedang memeriksa para pihak untuk membuat terang dugaan TPK yang sedang kami selidiki. Mohon bersabar pada saatnya nanti kami akan sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai," katanya.

Kekayaan Walikota Bekasi ditangkap KPK ada di halaman selanjutnya.

Simak Video: Prihatin Walkot Bekasi Kena OTT KPK, Ridwan Kamil Ingatkan Integritas

[Gambas:Video 20detik]