Lurah Menteng Atas Klaim Kini Tak Ada Lagi Polusi Asap Genset Kokas

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 17:23 WIB
Kantor Lurah Menteng Atas
Kantor Lurah Menteng Atas (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Lurah Menteng Atas, Wawan Hermawan, mengklaim kini sudah tidak ada lagi polusi asap akibat genset Mal Kota Kasablanka (Kokas). Wawan mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan dari warga.

"Kata warga udah nggak ada, katanya nggak pernah dihidupin," ujar Wawan saat ditemui di Kantor Kelurahan Menteng Atas, Kamis (6/1/2022).

Wawan mengatakan awalnya pihaknya menerima laporan keluhan warga yang disampaikan RW. Setelah itu, dia berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

"Semenjak ada permasalahan Kokas asap udara, RW 09 menghadap ke saya, 'Pak gimana ya permasalahan ini? Tolong Pak Lurah', saya langsung ke tingkat kecamatan kan, karena ini menyangkut dua kecamatan, kalau saya langsung ke Kokas kan takut ada kesalahan, jadi saya ke camat," ujarnya.

Wawan mengatakan, setelah berdiskusi dengan pihak kecamatan, akhirnya ada kesepakatan mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk membahas masalah lebih detailnya.

"Akhirnya dibuat rapat di Kelurahan, diundang semua pihak terkait, Kokas, pihak kecamatan, pihak warga juga, di situ ada kesepakatan tindak lanjut berikutnya bagaimana itu di tingkat kota karena ini masalahnya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menanganinya, karena saya sebagai kelurahan hanya menyampaikan aspirasi warga saya," ujarnya.

Lebih lanjut, Wawan mengatakan pertemuan tersebut berlangsung pada 14 Desember 2021 di kantor Kelurahan Menteng Atas. Wawan menyebut telah ada pertemuan kembali dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Kemarin ada rapat lagi hari Selasa, saya nggak hadir karena sakit, itu semua SKPD yang hadir," ujarnya.

Klarifikasi Pihak Mal Kota Kasablanka

Mal Kokas memberikan penjelasan terkait adanya keluhan warga soal polusi dari asap genset di Kokas. Senior Promotion Manager Kokas Agung Gunawan mengatakan masalah tersebut terjadi pada Oktober 2021.

"Jadi ini terjadi karena kita ada pengetesan genset, dimana pengetesan tersebut kita lakukan satu bulan dua kali. Pada saat pengetesan di awal Oktober ada asap di genset kita, akhirnya kita matikan, kita panggil teknisi supplier genset," ujarnya saat ditemui di Mall Kokas, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022).

"Pada saat pengecekan, itu memerlukan untuk running beberapa kali, setelah ketahuan penyakitnya baru kemudian mereka ganti spare part-nya, setelah itu sudah selesai masalahnya," sambungnya.

Agung mengatakan Kokas merupakan Superblok, sehingga kejadian tersebut hanya terjadi di salah satu unit, yaitu unit Pakuwon Tower, tepatnya di bagian belakang Kokas.

"Kejadian itu terjadi di salah satu unit kita Pakuwon Tower, jadi tidak keseluruhan, bukan Mal Kokas-nya," ujarnya.

(knv/knv)