Kota Kasablanka Buka Suara soal Asap Genset Dikeluhkan Warga

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 14:56 WIB
Kota Kasablanka (Kokas)
Kota Kasablanka / Foto: Anggi/detikcom
Jakarta -

Kota Kasablanka (Kokas) memberikan penjelasan terkait adanya keluhan warga soal polusi dari asap genset di Kokas. Masalah yang dikeluhkan itu terjadi pada Oktober 2021.

"Jadi ini terjadi karena kita ada pengetesan genset, dimana pengetesan tersebut kita lakukan satu bulan dua kali. Pada saat pengetesan di awal Oktober ada asap di genset kita, akhirnya kita matikan, kita panggil teknisi supplier genset," kata Senior Promotion Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan, saat ditemui di Mall Kokas, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022).

"Pada saat pengecekan, itu memerlukan untuk running beberapa kali, setelah ketahuan penyakitnya baru kemudian mereka ganti spare part-nya, setelah itu sudah selesai masalahnya," sambungnya.

Agung mengatakan kawasan Kota Kasablanka merupakan Superblok, sehingga kejadian tersebut hanya terjadi di salah satu unit saja, yaitu unit Pakuwon Tower, tepatnya di bagian belakang Kota Kasablanka.

"Kejadian itu terjadi disalah satu unit kita Pakuwon Tower, jadi tidak keseluruhan, bukan Mal Kokasnya," ujarnya.

Agung mengatakan genset tersebut bertujuan untuk membackup jika terjadi pemadaman listrik di kawasan Mal Kokas, tepatnya Pakuwon Tower. Dia menyebut genset tidak digunakan untuk operasional sehari-hari.

"Genset ini diperuntukkannya bukan untuk operasional, tetapi untuk backup apabila ada listrik dari PLN yang mati, ya memang untuk backup ini tidak bisa dibiarkan begitu saja tetap harus ada pengecekan reguler, kaya mobil lah, kalau didiemin lama, nggak dipanasin kan mogok," ujarnya.

Pada Desember 2021, Agung mengatakan permasalahan genset sudah selesai. Namun pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah dan warga setempat agar semua masalahnya terselesaikan.

"Jadi dari pengetesan terakhir, dari vendor juga mengatakan sudah selesai, masalah secara gensetnya sudah selesai, sekarang mungkin kita akan koordinasi selanjutnya dengan camat dan kelurahan untuk perihal masalah ini," ujarnya.

"Tapi kita nggak bisa nentuin kapan ada obrolan lagi, nanti kita paling nunggu dari mereka. Kita sih setiap hari koordinasi dengan mereka kalau ada apa-apa. Jadi kalau ditanya kapan, kita ya mengikuti jadwal mereka saja," sambungnya.

Selengkapnya lihat di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Seru! Ada Dinosaurus di Mal Kota Kasablanka

[Gambas:Video 20detik]