Sidang Kasus Km 50

Banyak Bercak Darah, Begini Kerja Ahli DNA Analisis Penembakan Laskar FPI

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 20:30 WIB
Petugas dari Komnas HAM dan Bareskrim Polri memeriksa mobil laskar FPI di Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020).
Petugas dari Komnas HAM dan Bareskrim Polri memeriksa mobil laskar FPI di Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020). (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Ahli deoxyribonucleic acid (DNA) dari Mabes Polri, Irfan Rovik, mengatakan pihaknya menemukan bercak darah di mobil dalam insiden penembakan laskar FPI di Km 50 Tol Cikampek. Bercak darah tersebut ditemukan di dalam mobil Xenia yang dipakai saat insiden penembakan 4 laskar FPI.

Irfan mengatakan awalnya tim ahli DNA melakukan olah TKP pada sekitar 19-20 Desember di atas mobil Xenia. Kemudian tim kepolisian menemukan banyak bercak darah di TKP mobil Xenia yang digunakan pada saat insiden penembakan itu.

"Setelah kita melakukan olah TKP kita menemukan banyak bercak darah," kata Irfan, dalam sidang kasus penembakan laskar FPI di Km 50 tol Cikampek, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (4/1/2022).

Kemudian tim ahli DNA memeriksa apakah bercak darah tersebut merupakan darah manusia atau bukan di Puslabfor. Selanjutnya tim kepolisian mengkonfirmasi darah tersebut merupakan darah manusia.

Kemudian setelah diketahui bahwa darah tersebut merupakan darah manusia, maka tim kepolisian menentukan profil DNA atau individu yang ada di mobil tersebut. Tim kemudian melakukan melakukan analisa DNA.

"Yang kami temukan itu hanya sampel bercak darah dari beberapa bagian dalam mobil, terutama di jok tengah dan jok belakang mobil," ungkapnya.

Tim ahli DNA mengambil sampel darah secara acak. Hal itu guna mengetahui posisi di mana korban tersebut terdapat di dalam mobil tersebut.

Hasilnya tim ahli DNA menemukan 4 DNA individu yang berada di dalam mobil tersebut.

"Kami menemukan ada 4 profil DNA individu yang ada di dalam mobil tersebut," katanya.

Adapun hasil penelitian tersebut tim ahli menemukan 2 DNA di dalam kendaraan Chevrolet, tetapi tidak diketahui sampel DNA milik siapa karena tim kepolisian mengaku tidak mendapatkan sampel pembanding dari pihak keluarga korban. Sedangkan di dalam mobil Xenia tim kepolisian mengonfirmasi ditemukan 4 DNA individu milik korban penembakan.

"Untuk di sini terhadap dua mobil kendaraan, di Chevrolet itu ada dua profil DNA. Kami tidak mengetahui itu siapa, karena mohon izin kami tidak mendapati pembanding dari keluarga korban, adapun pembanding ada pakaian korban yang kami terima itu sudah dalam keadaan busuk terdegradasi jadi kami tidak tahu di dalam mobil Chevrolet itu siapa. Kami tidak diberikan pembanding keluarga dari korban. Sedangkan dari mobil Xenia ada 4 profil DNA atau individu," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.