ADVERTISEMENT

Jokowi Minta RUU TPKS Disahkan, Komnas Perempuan Sentil Parpol yang Tolak

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 18:58 WIB
SITI AMINAH TARDI
Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi (20detik)

Jokowi Minta RUU TPKS Segera Disahkan

Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap RUU TPKS segera disahkan. Jokowi meminta substansi dalam UU tersebut berfokus pada perlindungan korban kekerasan seksual.

"Sehingga proses pembahasan bersama nanti lebih cepat, masuk ke pokok-pokok substansi untuk memberikan kepastian hukum serta menjamin perlindungan bagi korban kekerasan seksual," ujar Jokowi dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).

Jokowi menuturkan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Terutama kekerasan seksual yang terjadi pada wanita yang harus segera ditangani.

Jokowi juga sudah memerintahkan Menkumham dan Menteri PPA melakukan koordinasi dengan DPR. Harapannya agar ada percepatan dalam pengesahan RUU TPKS.

"Saya mencermati dengan saksama Rancangan Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual sejak dalam proses pembentukan pada 2016 hingga saat ini masih berproses di DPR. Saya berharap RUU Tindak Pidana Seksual ini segera disahkan sehingga dapat memberikan perlindungan secara maksimal bagi korban kekerasan seksual di Tanah Air," katanya.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanggapi atensi Presiden Jokowi ini. Dasco memastikan pihaknya akan segera merampungkan pembahasan undang-undang tersebut.

"DPR RI, yang pertama, menyambut baik atas atensi yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo," ujar Dasco kepada detikcom, Selasa (4/1/2022).

Dia mengatakan RUU TPKS akan dibawa ke dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk segera disepakati masuk rapat paripurna pada awal masa sidang mendatang.

"Yang kedua, perlu kami sampaikan bahwa dalam rapat paripurna mendatang, setelah pembukaan kami akan mengadakan rapat Bamus untuk kemudian menyepakati undang-undang itu dibawa ke dalam rapat paripurna," kata dia.


(rdp/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT