KPK Akan Tentukan Sikap atas Kesaksian Aliza Gunado di Sidang Azis Syamsuddin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 08:29 WIB
Ali Fikri
Ali Fikri (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim menyerahkan jaksa KPK untuk menentukan nasib Aliza Gunado saat bersaksi di persidangan dugaan suap penanganan perkara DAK Lampung Tengah 2017. KPK segera menentukan sikap kepada Aliza.

"Tentu apa yang disampaikan hakim tersebut menjadi perhatian serius kami untuk menentukan sikap berikutnya terhadap saksi dimaksud," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (4/1/2022).

Ali mengatakan seluruh kesaksian para saksi akan menjadi catatan jaksa KPK ke depannya. Keterangan para saksi juga akan dianalisis dan akan dijadikannya fakta pada tuntutan jaksa.

"Seluruh keterangan saksi-saksi di persidangan ini telah disimak dan dicatat dengan baik oleh tim jaksa," kata Ali.

"Berikutnya segera dilakukan analisa keterangan antar saksi tersebut dan dituangkan dalam analisa fakta surat tuntutan jaksa," sambungnya.

Lebih lanjut, KPK, kata Ali, berharap keterangan antar saksi akan menjadi penilaian sendiri maupun pertimbangan hakim dalam putusannya nanti.

"Sekalipun ada perbedaan keterangan antar saksi, kami juga berharap seluruh keterangan para saksi ini akan dinilai dan dipertimbangkan hakim dalam putusannya," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta meminta jaksa KPK menentukan nasib Aliza Gunado orang yang disebut-sebut menjadi orang kepercayaan Azis Syamsuddin. Kenapa?

Hakim ketua Muhammad Damis mempersilakan jaksa KPK menyikapi kesaksian Aliza Gunado yang keterangannya berbeda dalam sidang ketika dikonfrontasi dengan saksi lain.

"Penuntut umum silakan disikapi, sikap penuntut umum terhadap saksi yang bernama Aliza Gunado, silakan, kami serahkan sepenuhnya, karena 3 saksi mengatakan bahwa mengenal dan pernah kenal orang namanya Aliza, tapi dia tadi menyatakan tidak pernah kenal, dan tidak pernah mengenal 3 orang ini, sepenuhnya kami serahkan penuntut umum tindak lanjut terhadap saksi ini," ujar hakim ketua Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (3/1).

Jaksa pun belum merespons pernyataan hakim ketua.