Heli Sempat Hilang Kontak di Papua Rusak Parah, 4 Orang Dievakuasi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 15:51 WIB
Salah satu korban helikopter milik Airfast yang kecelakaan di Papua (Foto: Dok. Polda Papua)
Salah satu korban helikopter milik Airfast yang mengalami kecelakaan di Papua (Foto: dok. Polda Papua)
Papua -

Helikopter tipe AS350B3 milik PT Airfast Indonesia dengan nomor registrasi PK-ODB mengalami kecelakaan saat sempat hilang kontak di Papua kemarin. Empat orang awak dan penumpang helikopter telah dievakuasi.

"Pada hari Jumat (31/12) pukul 06.54 WIT, bertempat di helipad Iwot, Jl Iwot, Kampung Sokanggo, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, telah dilakukan proses evakuasi terhadap empat korban kecelakaan helikopter milik maskapai Airfast dari lokasi kejadian di Kali Silet, Boven Digoel, Papua," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Jumat (31/12/2021).

Kamal mengungkapkan proses evakuasi dilakukan sejak tadi pagi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan pihak maskapai. Mereka menggunakan helikopter Dimonim PK-HVD As-350 B2 untuk menuju ke lokasi kecelakaan helikopter tersebut.

Awalnya, tim berhasil mengevakuasi dua korban atas nama Kapten Agung dan Fauzan Huda terlebih dahulu. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

"Kedua korban dibawa ke RSUD Tanah Merah dengan menggunakan mobil ambulans," ucapnya.

Kemudian, pada pukul 07.07 WIT, helikopter Asian One Air lepas landas menuju ke lokasi dan berhasil mengevakuasi korban ketiga atas nama Ridwan. Setelah itu, pada pukul 09.50 WIT, tim SAR gabungan mengevakuasi korban terakhir atas nama Casianus dengan menggunakan helikopter Carpediem Air bernomor registrasi PK-CDP.

Kamal menjelaskan kedua korban tersebut juga langsung dibawa ke RSUD Tanah Merah. Total empat korban telah dievakuasi ke rumah sakit.

Selanjutnya, Kamal membeberkan tiga korban atas nama Kapten Agung Miharja (39), Fauzan Huda (37), dan Casianus (20) dievakuasi lagi. Mereka diterbangkan ke Timika.

"Pada pukul 12.05 WIT, setelah mendapatkan perawatan medis, tiga korban dievakuasi masuk ke Bandara Tanah Merah melalui jalur emergency menuju pesawat Twin Otter Airfast PK-OCJ milik PT Airfast. Pukul 12.25 WIT, pesawat yang membawa tiga korban evakuasi take off menuju Timika," jelas Kamal.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya....