Polisi Usut Sebab Kecelakaan Heli di Papua yang Sempat Hilang Kontak

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 13:08 WIB
Helikopter tipe AS350B3 milik PT Airfast Indonesia yang sempat hilang kontak (Foto: Dok Polda Papua)
Foto: Helikopter tipe AS350B3 milik PT Airfast Indonesia yang sempat hilang kontak (Foto: Dok Polda Papua)
Papua -

Helikopter tipe AS350B3 milik PT Airfast Indonesia dengan nomor registrasi PK-ODB sempat hilang kontak di Papua kemarin. Polisi menyelidiki penyebab kecelakaan yang dialami helikopter tersebut.

"Untuk penyebab kecelakaan tersebut masih dilakukan penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Jumat (31/12/2021).

Kamal mengatakan kecelakaan helikopter ini tidak ada kaitannya dengan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB). Menurutnya, ini adalah kecelakaan murni.

"Nggak ada (keterlibatan KKB), kecelakaan murni," ucapnya.

Kamal menjelaskan insiden kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (30/12) sekitar pukul 18.59 WIT di Kampung Kawe, Kabupaten Biven Digoel. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Merauke menerima berita pancaran sinyal marabahaya (distress signal) yang dikirimkan oleh sebuah helikopter dari arah Kampung Kawe yang telah terdeteksi lewat satelit.

Berdasarkan pancaran sinyal tersebut, tim mengidentifikasi bahwa sinyal marabahaya itu terpancar dari helikopter milik maskapai Airfast bernomor registrasi PK-ODB yang mengalami kecelakaan pada koordinat 04?.57'5" S - 140?.07'6"E atau berjarak 130,8 km dari Boven Digoel ke arah Utara.

Kamal menyebut ada empat awak helikopter di dalamnya. Dua orang telah diketahui identitasnya, sementara dua lainnya belum diketahui. Mereka ditemukan dalam kondisi selamat.

"Keempat korban tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat ditolong oleh warga sekitar dan saat ini berada di Kali Silet," jelas Kamal.

Sementara itu, kata Kamal, direncanakan hari ini seluruh korban akan dievakuasi menuju Boven Digoel menggunakan dua helikopter milik maskapai Asia One dan Demonim.

Sebelumnya, helikopter tipe AS350B3 milik PT Airfast Indonesia dengan nomor registrasi PK-ODB hilang kontak di Papua kemarin. Penumpang dan awak pesawat kini ditemukan.

Informasi itu disampaikan dalam keterangan tertulis dari PT Airfast Indonesia yang dikutip, Jumat (31/12). Helikopter tersebut hilang kontak pada pukul 14.05 WIB, Kamis (30/12) dengan posisi terakhir pesawat di area utara Tanah Merah, Papua.

"Penumpang dan awak pesawat telah ditemukan dalam keadaan selamat yang saat ini berada di Kampung Tengah dan akan dilakukan evakuasi pada Jumat 31 Desember 2021," demikian bunyi keterangan tertulis dari PT Airfast Indonesia.

(drg/jbr)