ADVERTISEMENT

Kualitas Tanah Sirkuit Formula E Disoal, Legislator: Lihat Pemenang Tendernya

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 08:51 WIB
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta di Jl Kebon Sirih
Gedung DPRD DKI Jakarta (Foto: Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Desie Christhyana mendukung keputusan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menetapkan Ancol sebagai lokasi sirkuit Formula E. Desie menilai kualitas sirkuit tergantung siapa pemenang tender proyeknya.

"Saya optimis akan selesai dan akan memenuhi standar kualifikasi sirkuit Formula E Internasional, karena sekarang tanggung jawab itu ada di Jakpro, yang di mana sebagai pihak yang ditunjuk mengadakan tender dan punya kewajiban besar membawa nama DKI Jakarta, apalagi tim FIA selalu memonitor perkembangannya," kata Desie, kepada wartawan, Kamis (30/12/2021).

Desie menuturkan pemenang tender proyek pembuatan sirkuit Formula E akan ditetapkan pada 2022 mendatang. Nantinya, sebut dia, tinggal dilihat kredibilitas perusahaan pemenang tender

"Tapi kita lihat Januari saja, siapa pemenang tender yang membuat sirkuit itu, apakah profesional atau biasa aja," sebut anggota DPRD DKI Fraksi Partai Demokrat itu.

Senada dengan Desie, Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz memilih memberikan waktu kepada Jakpro. Aziz memastikan akan mengawasi proses pembuatan sirkuit Formula E.

"Kita beri kesempatan pada Jakpro untuk bekerja. Tugas anggota Dewan sebagai bagian dari Pemda DKI adalah mengontrol dan memberikan masukan bila ada masalah," sebut Abdul Aziz kepada wartawan terpisah.

Pimpinan Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PKS itu mendukung penuh penyelenggaraan Formula E. Dia meyakini Jakpro sudah mempersiapkan kegiatan itu secara matang.

"Kami ikut mendukung dan mendoakan agar event internasional Formula E dapat berjalan lancar demi nama baik negara kita. Saya kira Jakpro pasti telah merencanakan dengan matang," ujarnya.

Dia tidak mempersoalkan kekhawatiran dan kritik yang muncul. Azis menilai kritik anggota Dewan merupakan hal biasa.

"Kekhawatiran adalah hal biasa sebagai bagian dari kepedulian anggota Dewan," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan Video 'Lika-liku Formula E Jakarta: dari Monas Hijrah ke Ancol':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT