Pernah Disanksi Etik, Lili Pintauli Diingatkan Alex Marwata Perbaiki Diri

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 22:35 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Azhar-detikcom)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan kasus yang menimpa koleganya sesama komisioner KPK, Lili Pintauli Siregar, telah berakhir di Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Dia mengatakan hal itu tentu menjadi pembelajaran bagi Lili supaya bisa memperbaiki diri ke depannya.

"Putusan Dewas sudah mendapatkan sanksi, kami melihat sudah selesai. Mulai dari putusan Dewas itu kita anggap kasus Ibu Lili sudah selesai, dan saya kira bagi Bu Lili sendiri juga menjadi pembelajaran. Supaya apa? Supaya memperbaiki diri," kata Alex di Gedung Penunjang KPK, Rabu (29/12/2021).

Alex berharap publik bisa melihat sesuatu dengan objektif. Dia meminta semua pihak untuk terus melakukan pengawasan jika memang diduga memiliki kesalahan.

"Tolong awasi kami bantu kami, laporkan Dewas nggak masalah. Teman-teman bisa memantau pimpinan kalau ada kesalahan, silakan laporkan ke Dewas," ucapnya.

Diketahui, Lili dinyatakan melanggar kode etik dalam kasus Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Dewas menilai Lili melakukan kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak berperkara.

"Mengadili satu menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa menyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani KPK yang diatur dalam Pasal 4 ayat 2 huruf b dan a, Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK," Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers, Senin (30/8).

Tumpak menerangkan Lili juga dikenai sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok 40 persen selama 12 bulan.

"Menghukum terperiksa dengan sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan," ungkapnya.

Lili Pintauli Siregar telah buka suara soal putusan Dewas KPK. Dia mengaku menerima putusan tersebut.

(azh/fas)