AKP Robin Keberatan Lili Pintauli Cuma Disanksi Potong Gaji Rp 1,8 Juta

Zunita Putri - detikNews
Senin, 06 Des 2021 20:22 WIB
Lili Pintauli Siregar
Lili Pintauli Siregar (Dok. KPK)
Jakarta -

Mantan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin, meminta KPK mengungkap peran Arief Aceh, yang namanya disebut Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat melakukan komunikasi dengan Walkot Tanjungbalai nonaktif M Syahrial. Dia pun kecewa terhadap sanksi yang dijatuhkan Dewan Pengawas KPK kepada Lili.

"Saya sangat ingin membuka peran pengacara Arief Aceh itu, karena yang bersangkutan memang bermain di KPK. Kita tahulah, rekan-rekan bisa tanya pengacara-pengacara senior lah. Yang bersangkutan sudah mulai bermain. Kapan mulai bermain? Ya pada saat Bu Lili masuk di KPK," kata Robin usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (6/12/2021).

Robin mengaku keberatan kalau KPK tidak memeriksa Arief Aceh itu. Dia juga menyampaikan keberatan dengan sanksi Dewan Pengawas KPK yang hanya menjatuhkan sanksi potong gaji ke Lili Pintauli.

"Yang menjadi keberatan saya adalah yang namanya Arief Aceh itu diperiksa aja nggak pernah, kalo Bu Lili itu cuma diperiksa di Dewas ya hukumannya apa? Cuma potong gaji potong gaji. Gaji pokok yang dipotong cuma Rp 1.800.000, berapa dia terima penghasilan? Puluhan juta," ujar Robin.

Sebelumnya, AKP Robin mengajukan permohonan justice collaborator (JC). Dia mengungkap 'dosa' Lili Pintauli. Bukti JC AKP Robin berupa percakapan dengan Walkot Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Hal itu terlihat dalam surat yang diajukan Robin ke jaksa KPK dan majelis hakim di sidang. Surat itu berbunyi perihal 'Permohonan Justice Collaborator untuk Mengungkap Peran Komisioner KPK Lili Pintauli Siregar dan Pengacara Arief', yang diserahkan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (22/11).

"Bersama ini saya Stepanus Robin Pattuju dengan diketahui penasihat hukum saya Bapak Tito Hananta Kusuma mengajukan permohonan justice collaborator untuk mengungkap peran Komisioner KPK Ibu Lili Pintauli Siregar dan pengacara Arief Aceh," bunyi surat permohonan JC Robin.

Robin dalam JC-nya bahkan meminta KPK memeriksa rekening bank pengacara bernama Arief Aceh. Diketahui, dalam sidang etik, terungkap bahwa Lili Pintauli merekomendasikan Arief Aceh untuk membantu Syahrial dalam kasus jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai.

Simak juga Video: Dituntut 12 Tahun Penjara, AKP Robin: Ini Sangat Berat

[Gambas:Video 20detik]



(zap/aud)