Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2021 Kemendagri

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 21:22 WIB
Mojokerto Raih Penghargaan
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta - Pemerintah Kota Mojokerto meraih penghargaan Innovative Government Award tahun 2021 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kota yang terdiri dari tiga kecamatan ini meraih predikat Kota Terinovatif dan menduduki peringkat 7 kategori kota.

Diketahui, capaian Kota Mojokerto di IGA 2021 ini diraih berkat 10 inovasi yang dilakukan. Mulai dari SEMPELMAS (Sistem Pelayanan Masyarakat) Kelurahan Jagalan, Gelai Sang Ratu (Gerakan Literasi Sanggar Literat) SMPN 7, Ngarang Biji Goodbye dari Dinkes PPKB, SI Mapan (Solusi Media Lengkap Dalam Genggaman) RSUD dr Wahidin, Curhat Ning Ita di Diskominfo, Brantas Tuntas (Berita Anak Terkini di Sekolah Orang Tua Nyaman Tenang dan Puas) UPT SMPN 5, PPDB Online di Dinas P dan K, Aplikasi E Surat di Bagian Umum, dan MAGIS (Mojokerto Kota - Geographic Information System) Bappeda Litbang.

"Penghargaan ini menjadi capaian membahagiakan di penghujung tahun 2021. Karena ini wujud komitmen dan kerja keras yang diapresiasi pemerintah pusat," ujar Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12/2021).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini diketahui menerima penghargaan IGA 2021 secara virtual dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian pagi ini. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan penghargaan ini menjadi bukti jika Kota Mojokerto sebenarnya mampu untuk selalu memberi yang terbaik dan bisa meningkatkan capaian kinerja dari waktu ke waktu. Terlebih jika memiliki semangat, fokus, dan bekerja sesuai mekanisme serta indikator yang jelas secara berkelanjutan.

"Ini juga buah dari sinergitas, kolaborasi, dan kegotongroyongan bersama antara seluruh OPD, UPT dan BULD untuk berkomitmen melahirkan inovasi baru dalam memberikan pelayanan terbaik dan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel," tegasnya.

Ita menilai komitmen pihaknya akan jadi pelecut semangat untuk terus melahirkan kreativitas dan inovasi baru. Menurutnya, komitmen dari seluruh elemen Pemerintah Kota Mojokerto ini tak hanya sebatas perjanjian kerja di atas kertas, tapi juga menjadi ruh abdi negara untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

"Saya tekankan komitmen pada tiga hal, yakni menguatkan sinergi dan kolaborasi. Yang kedua, terus fokus dan kawal terus setiap capaian yang kita peroleh agar tidak lepas lagi di periode mendatang. Dan yang ketiga, harus terus berupaya melahirkan kreativitas baru," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Agung Moeljono menjelaskan Kota Mojokerto telah mengikuti pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri selama 3 tahun berturut-turut, dimulai tahun 2019 hingga 2021.

"Pada pengukuran IID Tahun 2019, Kota Mojokerto berada peringkat 327 nasional dengan kategori Tidak Inovatif. Di Tahun 2020, Kota Mojokerto melaporkan sebanyak 15 inovasi, berada pada peringkat 43 Kategori Kota dan mendapatkan predikat Sangat Inovatif dengan total skor indeks sebesar 1.094," terang Agung.

Lebih lanjut, Agung memaparkan bahwa di tahun 2021 ini Kota Mojokerto telah menginput sebanyak 41 inovasi. Ia mengatakan sebanyak 27 inovasi dimasukkan ke folder terapan, sementara 14 lainnya dimasukan ke dalam folder uji coba.

"Di Tahun 2021 ini, Nilai Indeks Inovasi Daerah Kota Mojokerto sebesar 62,30 dengan predikat Kota Terinovatif dan menduduki peringkat 7 Kategori Kota," ungkapnya.

(ncm/ega)