BPJS Kesehatan Sudah Buka Pelayanan Tatap Muka, Ini Kata Pesertanya

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 17:40 WIB
Peserta JKN-KIS
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

BPJS Kesehatan telah membuka kembali pelayanan administrasi secara tatap muka. Salah seorang peserta BPJS Kesehatan, Tsarina Putri Yudanty merasakan perbedaan pada pelayanan tatap muka BPJS Kesehatan saat ini. Adapun, Tsarina melakukan pencetakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik orang tuanya di kantor BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo.

"Ayah saya terdaftar sebagai peserta mandiri kelas 3, kemarin daftar melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp) dan ke sini untuk cetak kartunya. Pelayanannya bagus, antrean juga dibatasi karena ada yang diarahkan untuk akses melalui PANDAWA atau layanan online lainnya. Jadi kita ke sini nyaman karena tidak terlalu penuh di dalam ruangan," ujar Tsarina dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12/2021).

Tsarina yang akrab disapa Rina ini mengaku puas dengan pelayanan administrasi tatap muka BPJS Kesehatan. Selain itu ia juga merasa termudahkan dengan layanan online BPJS Kesehatan yang kini tersedia.

Ia menambahkan, dengan adanya layanan online seperti Pandawa, Mobile JKN dan Care Center 165 memberikan kemudahan pada peserta untuk memilih akses yang dibutuhkan. Sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan pelayanan administrasi.

"Ya bagus sih, agar tidak terlalu numpuk (di kantor BPJS Kesehatan). Sebelumnya kan parah banget. Pernah saya dulu mengurus menjadi peserta mandiri sebelum dialihkan ke perusahaan suami, antre harus dari pagi. Jadi dibanding dulu dengan sekarang, sama saja pelayanannya tapi lebih bagus karena tidak menghabiskan waktu," tambah Rina.

Selama menjadi peserta BPJS Kesehatan, Rina juga sudah pernah merasakan manfaatnya untuk mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan untuk operasi sesar. Ia menjelaskan bahwa pelayanan yang diterimanya baik serta tidak ada perbedaan dengan pasien lainnya.

"Tidak terlalu ribet seperti yang dibayangkan orang-orang. Orang awam berpikirnya mengurus BPJS Kesehatan buat apa, kita bayar iuran tapi belum tentu dapat manfaatnya. Tapi untuk saya pribadi, saya sudah merasakan sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini," tegasnya.

Menurutnya masyarakat Indonesia kini sudah tidak perlu ragu mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS dari BPJS Kesehatan.

"Dibandingkan dengan asuransi lain di luar sana, preminya cukup tinggi. Iuran JKN cukuplah, jadi kalaupun misal diwajibkan juga saya rasa tidak terlalu memberatkan. Untuk BPJS Kesehatan, saya harap dapat terus melakukan perbaikan layanan online, sehingga masyarakat semakin mudah mengakses layanan BPJS Kesehatan," tutup Rina.

(ncm/ega)