Gerindra Minta Kader Tak Terbelah soal Prabowo atau Sandi yang Harus Capres

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 15:58 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Partai Gerindra meminta kadernya fokus di tengah hiruk-pikuk Pilpres 2024, terlebih 2022 sudah memasuki tahun politik. Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meminta kader tak termakan isu yang mengompori Prabowo Subianto atau Sandiaga Uno lah yang harus jadi capres.

"Gerindra ya Gerindra, nggak bisa kemudian di-framing seolah-olah Pak Prabowo nggak bisa maju, harus Sandi. Itu biarlah urusan internal Gerindra," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (29/12/2021).

Dasco menegaskan Gerindra punya mekanisme tersendiri dalam menentukan calon presiden. Kepada seluruh kader Gerindra, Dasco meminta kompak dan satu komando dalam urusan pilpres setelah selesai konsolidasi partai.

"Gerindra, ya, Gerindra. Gerindra akan menentukan siapa presiden dan calon presiden pada saatnya. Dan saya pikir kemauan beberapa pihak untuk melakukan framing-framing misalnya untuk kemudian menyatakan bahwa Prabowo yang maju atau Sandi yang maju. Itu tidak akan berpengaruh banyak di internal Gerindra karena kami kompak, kami satu komando dan kami saat ini lebih fokus pada konsolidasi internal partai," ujar Dasco.

"Pada waktunya percayalah kita akan menyampaikan siapa presiden dan wakil presiden yang diusung oleh Gerindra," katanya.

Wakil Ketua DPR RI itu memilih santai dengan segala pendapat di luar terkait capres dari Gerindra. Dia meminta kader Gerindra fokus bekerja saja.

"Sehingga saya pikir tidak perlu juga kader menanggapi framing-framing yang kemudian mengarahkan pilihan Gerindra pada opsi-opsi atau orang-orang tertentu. Marilah kita di Gerindra bekerja, karena kita yang paling tahu bagaimana Gerindra dan kita paling tahu apa yang akan kita lakukan nanti," ujar Dasco.

Untuk diketahui, elektabilitas Prabowo Subianto--Menteri Pertahanan sekaligus Ketum Gerindra--di beberapa lembaga survei hampir selalu di atas. Satu-satunya kandidat yang bisa menempel atau bahkan melewati elektabilitas Prabowo adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Sandiaga Uno yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memang muncul di bursa capres namun elektabilitasnya tak sampai 3 besar. Namun Sandiaga kerap menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi di posisi cawapres.

(gbr/tor)