Viral Info Lowongan Kerja Pakai Syarat VCS, Plaza Asia Sumedang Buka Suara

Nur Aziz - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 01:38 WIB
poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Sumedang -

Sebuah tangkapan layar pesan tentang lowongan kerja di salah satu restoran sebuah mal di Kabupaten Sumedang, viral di media sosial. Pasalnya, dalam pesan itu tertulis bahwa sang pelamar disyaratkan harus mau melakukan VCS (Video Call Sex) dengan pemilik restoran.

Tangkapan layar itu viral di grup Facebook yang dibagikan oleh salah satu pemilik akun. Sang pemilik akun yang membagikan tangkapan layar itu pun mewanti-wanti kepada para pengguna Facebook agar lebih waspada lantaran diduga akun pada tangkapan layar itu merupakan korban peretasan.

Dalam tangkapan layar pesan itu, tertera sebuah akun dengan inisial VA yang sedang melakukan percakapan dengan sang pelamar. Dalam percakapannya, akun VA sedang membuka lowongan kerja sebagai pelayan restoran di Plasa Asia.

Pesan itu cukup ganjil lantaran persyaratan kerja yang ditulis, yakni harus mau melakukan perbuatan tidak senonoh atau VCS dengan pemilik restoran.

Menanggapi beredarnya info tersebut, General Manager Plaza Asia Sumedang Buddy Indrasakti menegaskan, pihaknya telah mengklarifikasi ke seluruh tenant yang ada di Plaza Asia bahwa saat ini tidak ada yang membuka lowongan pekerjaan. Terlebih dengan persyaratan tidak senonoh seperti itu.

"Tenant sejauh ini tidak ada yang buka lowongan kerja, malah beberapa tenant mengurangi jumlah pekerjanya imbas dari pandemi, jadi sampai saat ini tidak ada lowongan pekerjaan, apalagi dengan syarat seperti itu," ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dari tindak pidana penipuan dengan modus info lowongan pekerjaan. Plaza Asia Sumedang sendiri biasanya akan menginformasikan di akun resminya jika ada lowongan pekerjaan.

"Kita sudah counter di media sosial kita, dan masyarakat harap berhati-hati saja jangan sampai terpancing oleh hal-hal seperti itu, karena kalau kita buka loker pun kita pasti akan informasikan di akun kita sendiri," terangnya.

Dari hasil penelusurannya, tambah Buddy, akun yang tertera pada tangkapan layar itu diduga merupakan akun korban peretasan yang disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kalau saya perhatikan di Facebook, sempat muncul tuh akun aslinya (akun yang tertera pada tangkapan layar) dan akun itu mengaku telah menjadi korban hack (peretasan)," pungkasnya.

Simak juga 'Menaker Bilang Ijazah Tak Lagi Berarti Buat Cari Kerja':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)