KPK Tak Ambil Pusing Dikritik Kolaborasi UU Baru-Pimpinan Hancurkan Kinerja

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 27 Des 2021 20:44 WIB
Ali Fikri
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

KPK menanggapi kritik dari Indonesia Corruption Watch (ICW) soal evaluasi kinerja KPK selama dua tahun. KPK mengapresiasi kritik tersebut dan membiarkan masyarakat menilai sendiri.

"Seluruh hasil kerja KPK dipertanggungjawabkan pada masyarakat dan akan disampaikan pada masyarakat. Nanti di akhir tahun ini kami akan sampaikan secara utuh dan lengkap. Jadi nggak hanya penindakan tapi ada kelembagaan, koordinasi, supervisi, termasuk hasil kerja yang lain. Selengkapnya akan kami sampaikan secara utuh, silakan masyarakat menilai," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers, Senin (27/12/2021).

Ali mengatakan kritik tersebut tentu akan menjadi bagian dari evaluasi KPK ke depan. Dia mengatakan KPK akan terus memperbaiki kinerja selanjutnya.

"Sekali lagi prinsipnya bahwa KPK mengapresiasi masyarakat termasuk yang mengkritik dan survei tadi karena itu bagian dari evaluasi, bagian muhasabah bagaimana KPK melakukan pekerjaan terbaiknya," kata Ali.

"Sekali lagi tentu ini menjadi bahan evaluasi, penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik," tambahnya.

Lalu, Ali menegaskan KPK tentu bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia menganggap KPK tidak bisa dinilai hanya dari sisi penindakan.

"Tentu kerja KPK bukan berdasarkan hasil-hasil survei dimaksud karena kita punya tupoksi sebagaimana dalam UU sudah sangat jelas dari mulai pencegahan sampai eksekusi putusan pengadilan. Memang terkait dengan ini, bahwa sepanjang pemahaman bahwa pemberantasan korupsi hanya fokus pada penindakan, saya kira survei manapun akan menghasilkan yang sama," katanya.

"Itu jadi tugas dan tanggung jawab kami bagaimana kami sampaikan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya bicara penindakan, apalagi kemudian dipersempit bahwa KPK akan disebut gagal kalau nggak melakukan tangkap tangan misalnya, padahal tangkap tangan bagian terkecil, hanya satu alat. Bagaimana penindakan ini bekerja melalui penyelidikan tertutup ada yang terbuka. Saya kira kalau kacamata kita hanya melihat KPK hanya penindakan, saya kira nggak tepat."

Simak selengkapnya kritik ICW dkk ke KPK di halaman berikutnya.