ADVERTISEMENT

Perampok Viral yang Bikin Polisi Dicopot Gegara 'Tolak Laporan' Ditangkap!

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Des 2021 14:03 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan (Yogi-detikcom)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kasus perampokan yang menimpa perempuan Meta Kumalasari di Pulogadung, Jakarta Timur, menemukan titik terang. Pelaku kini telah ditangkap polisi.

"Iya, iya (pelaku ditangkap). Nanti jam 2 kita rilis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi, Senin (27/12/2021).

Kasus ini diketahui sempat menyita perhatian publik. Pasalnya, saat membuat laporan, korban malah dibercandai oleh anggota Polsek Pulogadung bernama Aipda Rudi Panjaitan.

Aipda Rudi pun kini telah dijatuhkan sanksi setelah dikenai sidang etik pada Jumat (17/12). Dalam sidang etik itu Aipda Rudi dinyatakan sah dan meyakinkan bersalah.

Terkait pengungkapan kasus perampokan tersebut, Zulpan belum membeberkan lebih jauh. Dia menyebut kronologis pengungkapan kasus itu akan disampaikan siang ini.

"Nanti kan mau rilis. Nanti kronologis pas rilis ya," katanya.

Untuk diketahui, Aipda Rudi Panjaitan, yang 'menolak laporan' korban perampokan, dinyatakan bersalah melanggar kode etik dan dicopot. Namun polisi memastikan laporan dari perempuan berinisial KM yang menjadi korban perampokan di Jakarta Timur tetap diusut hingga tuntas.

"Kapolres sudah berjanji akan mengungkap kasus itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Sabtu (18/12).

Simak Video: Polisi yang Tolak Laporan Warga Resmi Dimutasi!

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT