Dinkes Sulsel Investigasi Bocah 13 Tahun-Lansia Meninggal Usai Divaksin

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 27 Des 2021 12:56 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi Jenazah (Thinkstock)
Makassar -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) turun tangan menginvestigasi 2 warga Kabupaten Bone yang meninggal dunia setelah divaksinasi. Dua warga Bone itu merupakan seorang anak 13 tahun dan warga lanjut usia (lansia).

"Iya itu memang sudah ada di berita, satu anak-anak, satu orang tua ya, itu kan itu kita masih investigasi penyebabnya apakah betul karena itu," kata Plt Kadis Kesehatan Sulsel Arman Bausat dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (27/12/2021).

Kedua warga yang meninggal masih berusia 13 tahun dan dan 80 tahun. Dari informasi yang didapatkan, keduanya mendapatkan vaksinasi pada pekan lalu. Arman mengatakan pihaknya masih mendapatkan sedikit informasi soal riwayat kesehatan keduanya.

"Ini kan masih laporan sepihak ya informasinya masih sepihak, kalau anak itu kan katanya ada riwayat penyakit jantung, kalau orang tua itu kan tensinya, hipertensi. Kita coba investigasi dulu," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya mempercayakan kepada Komdak Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI Sulsel) untuk menelusuri soal kejadian ini. Namun Arman mengatakan kasus ini sangat penting untuk diungkap untuk menghilangkan ketakutan di masyarakat.

"Tapi karena kasus itu menghilangkan manfaat vaksinasi. Tidak boleh itu satu menghilangkan manfaatnya, makanya keuntungan besar kita utamakan," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua warga yang meninggal adalah Saleng (80) dan Andi Nur Widya (13) tahun. Mereka berasal dari Desa Gattareng dan meninggal pada Sabtu (25/12) kemarin.

(tfq/nvl)