Larangan Perayaan Tahun Baru 2022, Simak Lagi Aturan Pemerintah

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Senin, 27 Des 2021 10:30 WIB
Larangan Perayaan Tahun Baru 2022, Simak Lagi Aturan Pemerintah
Larangan Perayaan Tahun Baru 2022, Simak Lagi Aturan Pemerintah - ilustrasi (Foto: Dok.detikcom)
Jakarta -

Larangan Tahun Baru 2022 diberlakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat. Selain itu, kebijakan pemerintah ini juga untuk menghindari lonjakan kasus Corona.

Masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan mengingat munculnya varian baru Omicron. Simak aturan pemerintah terkait larangan Tahun Baru 2022.

Larangan Tahun Baru 2022: Catat Tanggal Berlakunya

Larangan Tahun Baru 2022 diatur dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Inmendagri tersebut ditetapkan oleh Mendagri Tito Karnavian pada 9 Desember 2021. Aturan larangan Tahun Baru 2022 berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Larangan Tahun Baru 2022: Alun-alun Dilarang Buka

Larangan Tahun Baru 2022 menetapkan bahwa alun-alun yang ada di setiap daerah dilarang beroperasi. Alun-alun akan ditutup mulai tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Larangan Tahun Baru 2022 di Mal: Tak Ada Kegiatan Perayaan Menimbulkan Kerumunan

Tidak sedikit dari masyarakat yang merayakan Tahun Baru di pusat perbelanjaan/mall. Namun, mereka harus mengetahui beberapa aturan sebagai berikut.

  • Perayaan Tahun Baru 2022 diusahakan dilakukan hanya bersama keluarga dan hindari kerumunan.
  • Event perayaan Tahun Baru 2022 di dalam mall ditiadakan, kecuali pameran UMKM.
  • Dilarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
  • Pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk dan keluar dari mall/pusat perbelanjaan dan hanya pengunjung dengan kategori hijau yang boleh masuk.
  • Jam operasional mall yang semula 10.00 - 21.00 waktu setempat menjadi 09.00 - 22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu.
  • Jumlah pengunjung maksimal 75% dari kapasitas normal.
  • Kegiatan makan dan minum di dalam mall dapat dilakukan dengan kapasitas maksimal 75%.

Larangan Tahun Baru 2022 di Tempat Wisata: Tak Boleh Ada Pesta-Kunjungan Diizinkan

Larangan Tahun Baru 2022 juga berlaku di tempat-tempat wisata. Masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat wisata harus memperhatikan hal-hal berikut.

  • Objek wisata untuk daerah-daerah dengan destinasi pariwisata favorit, seperti Bali, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Medan, dan lain-lain, wajib meningkatkan kewaspadaan.
  • Tempat wisata yang menjadi sasaran liburan di setiap kabupaten/kota harus menerapkan protokol kesehatan yang baik.
  • Penerapan aturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas.
  • Menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan).
  • Pengunjung tempat wisata wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk dan keluar dari tempat wisata, dan hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diizinkan masuk.
  • Jumlah wisatawan maksimal 75% dari kapasitas total.
  • Dilarang adanya pesta perayaan yang menyebabkan kerumunan di tempat terbuka/tertutup.
  • Membatasi kegiatan seni budaya yang berpotensi menyebabkan kerumunan.

Informasi soal larangan Tahun Baru 2022 juga terkait bepergian ke luar daerah dan cuti. Simak di halaman selanjutnya.