Wagub DKI Harap Dapat Suntikan dari Dana PEN untuk Penanganan Banjir

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 17:17 WIB
Wagub DKI Riza Patria.
Foto: Anggi Muliawati/detikcom
Jakarta -

Pemprov DKI mengakui pembangunan tanggul pantai raksasa atau NCICD terkendala pendanaan. Selain mengandalkan penggunaan APBD, Pemprov DKI Jakarta berharap pemerintah dapat mengucurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk program penanggulangan banjir, termasuk proyek NCICD.

"Memang ini membutuhkan biaya tidak sedikit, nanti kita minta dukungan teman-teman DPRD untuk pembiayaannya. Nanti juga dari pemerintah pusat mudah-mudahan kita bisa mendapatkan dana PEN insentifnya untuk kepentingan penanganan penanggulangan banjir," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Minggu (26/12/2021).

"Salah satunya pengendalian banjir itu, di mana aja, di seluruh provinsi yang dibutuhkan salah satunya dana yang tidak sedikit. Semua, nggak cuma Jakarta, semua provinsi di seluruh Indonesia membutuhkan dana yang besar untuk pencegahan penanganan pengendalian banjir," imbuhnya.

Riza menuturkan saat ini tanggul pantai yang telah terbangun sepanjang 12,6 km. Dia berharap pada 2022 Pemprov DKI akan melanjutkan pembangunan tanggul sepanjang 22 km.

"Perlu waktu, ya. Sekarang ini sedang dibangun 12,6 km dulu nih, tahun depan kita bangun lagi sebesar, tadi kan ditargetkan 22 km ya, " ujarnya.

Secara keseluruhan, tanggul laut sepanjang 130 km akan dibangun dari kawasan Kamal Muara hingga Kali Blencong, Bekasi. Pengerjaan dilakukan bersama Kementerian PUPR dan Pemrov DKI.

"Tanggul yang direncanakan dibangun itu sepanjang 130 km dari Kamal Muara sampai kali Blencong. Dari sepanjang itu prioritas utama ada di 46 km dulu. Dari 46 km, di titik-titik yang cukup kritis. Kita baru menyelesaikan 12,6 km. Sisanya 33 km akan dikerjakan PUPR kurang-lebih 11 km dan pemprov 22 km," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta memastikan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), tanggul pantai raksasa di pesisir Jakarta terus bergulir. Tahun ini, Pemprov DKI menargetkan pembangunan tanggul pantai raksasa sepanjang 790 meter. Proyek pembangunan tanggul pantai NCID dimulai sejak 2016 hingga 2019.

"Kemudian dilanjutkan kembali pada 2021, dengan target total sepanjang 790 meter. NCICD merupakan proyek strategis nasional untuk membangun tanggul pantai di sepanjang garis pantai Jakarta," tulis rilis dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta yang dilihat, Selasa (7/12).

Selain penanggulangan banjir rob, NCICD diperuntukkan buat penataan kawasan pesisir Utara Jakarta serta perbaikan lingkungan. Kepala Dinas Sumber Daya Air Yusmada Faizal mengatakan saat ini pembangunan Giant Sea Wall terkendala banjir rob di beberapa titik, seperti di Jl Lodan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jl RE Martadinata, Tanjung Priok, Muara Baru, dan kawasan Si Pitung Marunda.

Lihat juga video 'Permukiman di Kemang Timur Terendam Banjir, Begini Kondisinya':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)