Apresiasi Pengamanan Natal, Katedral Jakarta Beri Bingkisan ke Polisi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 19:35 WIB
Gereja Katedral Jakarta menggelar misa Natal secara tatap muka selama dua hari ini. Mereka memberikan bingkisan ke polisi yang memberi pengamanan selama ibadah. (Azhar/detikcom)
Foto: Gereja Katedral Jakarta menggelar misa Natal secara tatap muka selama dua hari ini. Mereka memberikan bingkisan ke polisi yang memberi pengamanan selama ibadah. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Gereja Katedral Jakarta menggelar misa Natal secara tatap muka selama dua hari ini. Sebagai tanda apresiasi, Katedral Jakarta memberikan bingkisan kepada polisi yang memberi pengamanan selama ibadah.

"Kita berterima kasih kepada aparat keamanan TNI-Polri dan juga dari Pemda DKI dan juga dari ormas-ormas yang terlibat bersama memungkinkan kita umat Kristiani khususnya umat Katedral ini dapat merayakan natal dengan baik," kata Kepala Gereja Katedral Jakarta Romo Albertus Hani Rudi Hartoko di lokasi, Sabtu (25/12/2021).

Bingkisan diberikan secara simbolis di pos pengamanan yang tepat berada di depan Gereja Katedral. Bingkisan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom.

"Jadi kita bersungguh-sungguh berterima kasih untuk segala perhatian dan juta dukungan dari warga masyarakat maupun juga teristimewa dari kemarin juga hadir Bapak Kapolri, Pak Panglima, Pak Menko Polhukam, Ketua DPR, itu bagi kami menjadi sebuah kegembiraan bahwa perayaan ini juga menjadi tanda persaudaraan, tanda harapan dan suka cita bagi kita semua di dalam masyarakat Indonesia yang beragam ini," ujarnya.

Selanjutnya, Hani juga sempat menceritakan para jemaat cemas soal adanya varian COVID Omicron. Dia menyebut kecemasan itu timbul jika antusias jemaat mulai meningkat.

"Kita semua juga harap-harap cemas ini. Karena kita sudah mulai semangat, kenaikan volume umat, tapi tiba-tiba ada varian baru itu yang umat kadang secara psikologis ada kekhawatiran, kecemasan," katanya.

Lebih lanjut, ia memastikan ibadah berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, sehingga antisipasi juga telah dilakukan. Hani juga mengatakan setiap ibadah yang digelar, umat kristiani selalu mendoakan agar pandemi COVID-19 cepat berlalu.

"Tapi kita semua mengikuti protokol dan berharap bersama kita bisa melewati Natal tahun baru ini dengan baik. Moga lalu dengan begitu di semester ganjil yang akan datang di 2022 kita sudah bisa memasuki ya mungkin endemi," ujarnya.

"Dalam gereja sendiri kita mendoakan terus untuk seluruh pihak yang terkait dalam penanganan untuk diberikan kekuatan dan semangat. Tiap hari kita doakan dari kalangan komunitas keagamaan kita mendukung dengan doa-doa," sambungnya.

Simak video 'Ini Aturan yang Harus Diikuti Jemaat Misa Natal di Katedral Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/jbr)