Kapasitas Misa Natal di Katedral Jakarta Naik, Begini Suasananya

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 11:29 WIB
suasana gereja katedral saat misa natal
Suasana Misa Natal di Katedral Jakarta (Foto: Azhar-detikcom)
Jakarta -

Dibanding tahun lalu, kapasitas misa Natal di Gereja Katedral Jakarta kali ini naik. Bila tahun lalu kapasitas maksimal hanya 20%, kini misa Natal 2021 di Katedral maksimal 40% kapasitas. Begini suasananya.

Pantauan detikcom di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Sabtu (25/12/2021) pukul 10.00 WIB, para jemaat sudah menyelesaikan ibadahnya. Saat keluar dari gedung gereja, para jemaat juga sempat mengabadikan foto dengan dekorasi bertema Natal.

Pada saat ibadah berlangsung, suasana di dalam gereja tampak khidmat. Para jemaat juga terlihat khidmat beribadah.

Selain itu, mereka juga terlihat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menggunakan masker. Para jemaat juga diberi jarak di setiap kursinya.

Para jemaat juga diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan dirinya sudah divaksin.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Natal tahun ini Katedral Jakarta menaikkan batas jumlah jemaat menjadi 40 persen atau sekitar 650 orang. Sedangkan pada awal pandemi, ibadah Natal di Katederal dibatasi sebanyak 20 persen. Total kapasitas Gereja Katedral Jakarta adalah 2 ribu jemaat.

"Untuk kapasitas, pada tahun ini di Desember ini sudah dinaikkan, dari 20% sejak awal pandemi menjadi 40%, yaitu di gereja katedral 650 umat," ujar Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, saat ditemui di lokasi.

"Di mana dibagi di tiga lokasi, yaitu lokasi dalam gereja 310, di aula atas 210, kemudian di plaza maria samping itu 130. Dan tentu saja ini tetap, terkait dengan prokes, itu juga kami setiap paroki itu selalu ada tim gugus kendali paroki," sambungnya.

Sebagai perbandingan, pada Natal 2020 lalu, ibadah offline di Gereja Katedral dibatasi 309 orang saja. Meski begitu, persamaannya adalah baik tahun kemarin atau sekarang tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Koordinator PPKM Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan protokol kesehatan tetap harus dijaga, meski saat ini Indonesia sudah berhasil menurunkan kurva pandemi COVID-19.

"Puji Tuhan, kita berhasil menurunkan angka konfirmasi positif dan tingkat kematian secara signifikan. Ini semua adalah berkat Tuhan dan upaya kita bersama," kata Luhut dalam video yang dia unggah di akun Instagramnya, Jumat (24/12) malam Natal.

(dwia/dnu)