ADVERTISEMENT

Sandi Temui Prabowo, Kamrussamad Tuding Pencitraan-Curhat Elektabilitas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 17:39 WIB
Panas hubungan Sandiaga dan Kamrussamad.
'Panas' hubungan Sandiaga dan Kamrussamad (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Politikus Gerindra Kamrussamad menilai 'jalan kaki' Sandiaga Uno saat menemui Prabowo Subianto di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebagai pencitraan. Dia berkelakar, dalam pertemuan tersebut, Sandiaga meminta petunjuk Prabowo karena elektabilitas tidak kunjung naik meski sudah berkeliling Nusantara mengatasnamakan kebangkitan desa wisata.

"Respons terhadap pencitraan 'jalan kaki' Mas Sandiaga. Menyambut positif langkah Mas Sandiaga menemui Pak Prabowo Subianto, semoga Mas Sandi melaporkan bahwa sudah keliling seluruh pelosok Nusantara selama 1 tahun atas nama kebangkitan desa wisata dengan memakai fasilitas negara, tapi elektabilitas tidak naik-naik. 'Mohon petunjuk bapak...' Kira-kira begitu dialog imajinernya," kata Kamrussamad melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/12/2021).

Kamrussamad kemudian menyindir agar tidak dicap sebagai 'anak durhaka', ada baiknya Sandiaga juga mengunjungi ulama. Tujuannya, kata Kamrussamad, meminta maaf karena telah mengeksploitasi identitas ulama untuk capres 2024.

"Dan alangkah baiknya jika kunjungan ke Pak Prabowo diikuti langkah menemui ulama untuk meminta maaf karena tindakan eksploitasi identitas ulama untuk capres 2024. Jika tidak dilakukan hal tersebut, dikhawatirkan Mas Sandi dicap sebagai 'anak durhaka'. Ayo, Mas Sandi, jangan gengsi, segera tampilkan sosok negarawan muda yang siap dikoreksi dan mengoreksi diri," ujarnya.

Lebih Lanjut, Kamrussamad berpesan agar Sandiaga tidak menjadikan jalan kaki sebagai tindakan untuk mencari simpati, melainkan sebagai empati. Sebab, menurutnya, masih banyak masyarakat yang berjalan kaki menuju tempat kerja karena keterbatasan transportasi.

"Sarankan agar 'jalan kaki' jangan dijadikan tema pencitraan untuk meraih simpati, tapi jadikanlah empati terhadap rakyat kita yang hidupnya berjalan kaki setiap hari. Bahkan ribuan rakyat kita setiap hari berjalan kaki berkilo-kilometer pergi mencari nafkah tempat kerja untuk menghidupi keluarganya akibat keterbatasan sarana transportasi yang dimilikinya," imbuhnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengunggah kunjungannya ke kantor Prabowo dengan berjalan kaki di akun Instagramnya @sandiuno, Sabtu (25/12/2021). Ia mengenakan batik biru.

Di awal video, Sandiaga terlihat memberikan hormat kepada Prabowo. Prabowo kemudian menyapanya.

"Saya kira Anda kantornya di Kebayoran, ternyata di sini," kata Prabowo.

Pada cuplikan setelahnya, Sandiaga terlihat memberi tahu posisi kantornya. Sandiaga menunjuk kantornya yang tak jauh dari kantor Prabowo.

"Ada yang menarik saat bertemu dengan Pak @prabowo kemarin sore. Ia terkejut mendengar bahwa saya berjalan kaki menuju ke kantornya. Padahal jaraknya memang tak jauh, tak lebih dari 200 meter, masih bertetangga," tulis Sandiaga di akun Instagram seperti dilihat detikcom.

Sandiaga mengaku sangat senang bisa bersilaturahmi dengan Prabowo. Apalagi jadwal dirinya dan Prabowo yang sangat padat.

"Dalam pertemuan ini, kami lebih banyak membahas terkait perkembangan isu terkini, khususnya di sektor ekonomi. Kami paham betul bahwa masyarakat ingin kebangkitan ekonomi segera terwujud," tulis Sandiaga.

Sandiaga menyampaikan sektor ekonomi di Indonesia sudah mulai bangkit. Sejumlah lapangan kerja sudah mulai kembali tercipta.

"Dari pertemuan ini, saya berharap kita bisa sama-sama memberikan pesan optimis kepada masyarakat. Sekaligus memastikan bahwa program yang pemerintah hadirkan telah tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," tulis Sandiaga.

Simak video 'Momen Sandiaga Jalan Kaki Kunjungi Kantor Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya Sandiaga diserang Kamrussamad di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT