Lakukan Misa Natal, Jemaat GPIB Immanuel Doakan Jokowi hingga TNI-Polri

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 12:34 WIB
Suasana Misa Natal di GPIB Immanuel
Suasana misa Natal di GPIB Immanuel (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Jemaat Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel, Jakarta Pusat, menggelar misa Natal secara langsung. Doa untuk Presiden Joko Widodo hingga jajaran TNI-Polri pun disampaikan dalam misa Natal.

"TNI-Polri yang menjagai negeri ini, berikanlah juga secercah harapan sukacita surgawi dan penjagaan Engkau terhadap mereka," ujar Pendeta Michiko Pinaria saat memimpin sesi doa misa Natal GPIB Immanuel, Sabtu (25/12/2021).

Tak hanya itu, Michiko juga mengajak jemaatnya mendoakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin serta seluruh jajaran pemerintahan yang ada di pelosok Indonesia.

"Pemerintah yang ada diberkati juga oleh Tuhan. Mulai dari Presiden, Bapak Wakil Presiden, sampai seluruh jajaran yang ada, bahkan sampai di pelosok negara, Tuhan merahmati mereka dengan hikmat dan kebijaksanaan," sambungnya.

Ditemui seusai pelaksanaan ibadah, Michiko menyebut selalu mendoakan pemerintah dalam doa-doanya meskipun tidak secara khusus. Dia berpesan agar Natal dimaknai dengan tidak menyebarkan kebencian.

"Dalam ibadah-ibadah selalu membawakan pemerintah dalam doa-doa kami terkait pandemi kita. Supaya bisa sehat-sehat semuanya. Pesan Natal, tebarkan cinta, jangan kebencian," ujar Michiko.

Gereja Immanuel menyelenggarakan misa Natal secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dari jumlah kapasitas 500 orang, hanya 150 orang yang diizinkan hadir mengikuti misa.

Jumlah ini diketahui meningkat dari pembatasan jemaat pada tahun sebelumnya. Pada 2020, ibadah dilakukan terbatas dengan kuota 50 orang jemaat.

"Hari ini 150 orang semuanya dari 500 kapasitas yang tersedia. Kami membatasi hanya 150 orang saja," terang Michiko.

Pantauan detikcom, Sabtu (25/12/2021), pukul 10.35 WIB, jemaat sudah tampak meninggalkan gereja secara tertib. Panitia gereja mengarahkan jemaat yang hendak keluar melalui dua pintu yang ada di sebelah kiri dan kanan gedung gereja.

(dwia/dwia)