Ancol: Pinjaman Rp 1,2 T dari Bank DKI Tak Terkait Formula E

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 12:46 WIB
Warga berjalan di lokasi yang akan dijadikan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (22/12/2021). JIEC akan memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer, lebar 12 meter, 18 tikungan, dengan arah lintasan searah jarum jam, dan memiliki panjang 600 meter untuk trek lurus serta ditargetkan pembangunannya selesai pada April 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Lokasi balapan Formula E di Ancol (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Bank DKI disebut mengucurkan kredit Rp 1,2 triliun untuk PT Pembangunan Jaya Ancol. Pengelola Ancol menegaskan pinjaman tersebut tidak berkaitan dengan Formula E.

"Mengenai kredit Bank DKI tidak ada kaitannya dengan rencana Formula E," kata Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Eko Nugroho saat dihubungi, Jumat (24/12/2021).

Eko mengatakan kawasan Ancol hanya dijadikan sebagai lokasi perhelatan Formula E. Sehingga, katanya, kebutuhan sarana maupun prasarana disiapkan oleh panitia pelaksana.

"Terkait Formula E, Ancol sebagai lokasi saja dan semua persiapan serta sarana prasarananya dilakukan oleh panitia pelaksana," ujarnya.

Sebelumnya, panitia pelaksana Formula E mengumumkan Ancol sebagai venue Formula E. Beberapa waktu kemudian, PT Pembangunan Jaya Ancol mendapat kredit Rp 1,24 triliun dari Bank DKI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum mengetahui detail soal pinjaman itu. Kendati demikian, peminjaman dana yang dilakukan BUMD ke bank daerah merupakan hal lumrah.

"Saya belum tahu ya soal ini ya, saya cek dulu. Peminjamannya itu untuk keperluan apa, saya nggak tahu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Jumat (24/12).

"Kalau merasa Ancol perlu suntikan dana, kemudian meminjam ke Bank DKI atau bank lainnya, bank nasional, bank swasta, sejauh itu proyeknya memang dimungkinkan, ya nggak apa-apa," sambungnya.

Bank DKI memberikan kredit senilai Rp 1,24 triliun secara bertahap kepada PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA). Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy menjelaskan penyaluran kredit tersebut terdiri modal kerja, refinancing, sampai ke investasi rutin.

Penyaluran yang pertama, Bank DKI bakal memberikan kredit sebagai modal kerja sebesar Rp 389 miliar. Modal digunakan untuk kegiatan operasional Ancol.

Kemudian sebagiannya lagi, kredit sebesar Rp 516 miliar bakal digunakan untuk refinancing PUB II obligasi Tahap II Ancol.

Sisa kreditnya akan disalurkan Bank DKI sebesar Rp 334 miliar untuk pembiayaan investasi rutin. Hal itu dilakukan dalam rangka pemeliharaan serta pengembangan aset Ancol.

Lihat jug video 'Blak-blakan Irjen Pol Fadil Imran, Dua Syarat Ikut Balapan Gratis di Ancol':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/haf)