Perintah Kapolri, Anies: Tutup Alun-alun di Malam Tahun Baru

ADVERTISEMENT

Perintah Kapolri, Anies: Tutup Alun-alun di Malam Tahun Baru

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 16:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di gelar apel pasukan Operasi Lilin Jaya 2021
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di gelar apel pasukan Operasi Lilin Jaya 2021. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Operasi Lilin 2021 digelar Polri mulai hari ini hingga 2 Januari 2022. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta jajarannya mengamankan mobilitas warga selama masa libur Natal dan tahun baru tersebut.

Kapolri juga meminta tiap alun-alun ditutup saat malam pergantian tahun. Warga diminta untuk merayakan tahun baru di rumah.

"Tutup alun-alun dan tiadakan segala bentuk kegiatan masyarakat saat malam pergantian tahun. Utamakan perayaan tahun baru di rumah atau dengan keluarga saja," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membacakan amanat Kapolri dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Selain itu, Kapolri menekankan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam masa libur Natal dan tahun baru. Dia meminta tiap tempat usaha memiliki aplikasi tersebut dalam mengawasi status kesehatan tiap pengunjung.

"Seluruh outlet, tempat ibadah, restoran, hotel, pusat belanja, toko, perkantoran, terminal, untuk selalu gunakan aplikasi PeduliLindungi. Setelah terpasang aplikasi ini harus betul-betul digunakan apabila terdapat pengunjung belum vaksin langsung diarahkan ke gerai-gerak vaksin terdekat. Jika terdapat pengunjung masuk kategori hitam disiapkan ruang isolasi sementara sebelum dapat penanganan lebih jauh," katanya.

Kapolri juga menyoroti soal ancaman yang bisa datang selama masa Natal dan tahun baru. Untuk itu, dia meminta jajarannya selalu waspada terkait pergerakan kelompok radikal dan intoleran.

"Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmnas yang harus kita antisipasi. Antara lain ancaman kelompok intoleran, radikalisme, dan terorisme. Aksi kriminalitas, seperti curat, curas, curanmor, balap liar, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum," ujar Anies.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT