ADVERTISEMENT

Pedagang Pajak Sei Sikambing Curhati Bobby soal Atap Bocor, Ini Kata PUD Pasar

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 02:25 WIB
Bobby Nasution saat mengecek Pasar Sei Sikambing (Datuk-detikcom)
Foto: Bobby Nasution saat mengecek Pasar Sei Sikambing (Datuk-detikcom)

Selain itu, saat ini masih berlangsung pembenahan sarana prasaran di Pasar Pusat Pasar dan Pasar Halat. Untuk di Pasar Pusat Pasar dilakukan pengerjaan penggantian pelat seng deletasi di lantai 4. Sementara di Pasar Halat berlangsung pemasangan talang atap penghubung los II dan los III serta pembuatan tutup drainase/parit.

"Pedagang maupun pengunjung di pasar-pasar untuk berkolaborasi menjaga sarana dan prasarana yang telah ada. Sehingga jangka waktu ketahanannya bisa lebih lama dan membuat pasar bersih, asri, nyaman, serta aman," ucap Suwarno.

Sebelumnya Bobby mengecek harga bahan pangan menjelang Natal dan tahun baru di Pasar atau Pajak Sei Sikambing. Pedagang di pasar itu kemudian curhat soal atap bocor dan bangunan liar.

Seperti diketahui, Bobby datang ke Pajak Sei Sikambing bersama sejumlah pejabat Pemko Medan. Para pedagang yang melihat Bobby kemudian curhat soal pendapatan yang anjlok sejak pandemi COVID-19, atap gedung yang bocor, hingga bangunan liar.

"Ada kendala-kendala, ada aduan-aduan tadi. Ada yang bocor tapi tadi kita lihat abang-abang (pekerja) lagi perbaiki di atas," kata Bobby di Pajak Sei Sikambing, Medan, Rabu (22/12).

Bobby mengaku ada aduan soal pembangunan di area yang dilarang. Dia meminta anak buahnya menertibkan bangunan liar itu.

"Sama tadi ada yang ngadu, yang kemarin biasa kita lakukan pembangunan di area yang terlarang, ini yang kita minta tertibkan lagi ke depannya jangan ada lagi pembangunan-pembangunan kios di tempat-tempat yang tidak seharusnya," sebut Bobby.

"Dalam masa perbaikan. Ada beberapa, baik dari manajemen maupun dari fisik, ini lagi masa perbaikan," sambungnya.

Selain itu, Bobby menyebut ada kenaikan harga beberapa barang di pasar. Dia menyebut harga cabai rawit yang naik cukup tinggi.

"Pertama, kenaikannya salah satu yang paling tinggi harga cabai rawit. Penyebabnya, jumlah panen yang berkurang, disebabkan dari hulunya curah hujan semakin tinggi. Ini efek dari hasil panennya ada, tapi kualitasnya ada yang kurang baik dan hasil panennya juga berkurang," ucap Bobby.

Dia berjanji bakal berkomunikasi dengan penyalur bahan pangan di Karo untuk memperbaiki suplai ke Medan. Dia juga mengatakan ada pasar murah yang digelar untuk membantu warga.

"Kita lagi buat pasar murah. Ada hampir di semua kecamatan. Ada 53 titik pasar murah," ucap Bobby.


(dhm/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT