Hilang Jabatan Dekan Akibat Dosen Unri Tersandung Kasus Pencabulan

ADVERTISEMENT

Hilang Jabatan Dekan Akibat Dosen Unri Tersandung Kasus Pencabulan

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 20:04 WIB
Dekan FISIP Unri, Syafri Harto (Raja-detikcom)
Dekan FISIP Unri, Syafri Harto (Raja/detikcom)
Jakarta -

Dekan FISIP Universitas Riau (Unri) Syafri Harto ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pencabulan terhadap mahasiswi. Buntut kasus tersebut, Syafri dinonaktifkan sementara dari jabatannya berdasarkan keputusan Rektor Unri.

Kasus dugaan pencabulan ini awalnya mencuat setelah video pengakuan seorang mahasiswi soal pelecehan seksual di kampus Unri viral. Mahasiswi itu mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan Dekan FISIP Unri Syafri Harto.

Wanita dengan wajah yang disamarkan itu mengaku sebagai mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional angkatan 2018 yang sedang menjalani bimbingan skripsi. Dia mengaku mengalami pelecehan pada akhir Oktober lalu di lingkungan kampus.

Mahasiswi itu mengaku dicium Syafri saat bimbingan. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi.

Polisi pun telah menetapkan Syafri Harto sebagai tersangka kasus ini. Syafri Harto dijerat dengan Pasal 289 dan 294 ayat (2) KUHP. Syafri Harto telah membantah tudingan tersebut.

Dia kemudian melaporkan balik mahasiswi tersebut ke Polda Riau. Syafri Harto juga mengancam akan menuntut Rp 10 miliar.

Syafri belum ditahan polisi. Terbaru, jaksa mengembalikan berkas kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Syafri Harto untuk dilengkapi.

Kabar terbaru dari kasus tersebut, kini Syafri Harto telah dicabut sementara dari jabatannya dan tidak lagi mengajar.

Selengkapnya halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Dugaan Pelecehan Dekan Terhadap Mahasiswi Unri yang Bikin Geger!

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT