Dear Bang Bobby, Tumpukan Tanah Bikin Macet Simalingkar Belum Diangkut Nih

ADVERTISEMENT

Dear Bang Bobby, Tumpukan Tanah Bikin Macet Simalingkar Belum Diangkut Nih

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 14:12 WIB
Tumpukan tanah di Simalingkar belum diangkut meski telah diperintah Bobby (Datuk-detikcom)
Tumpukan tanah di Simalingkar belum diangkut meski telah diperintah Bobby. (Datuk/detikcom)
Medan -

Wali Kota Medan Bobby Nasution telah memerintah anak buahnya segera mengangkut tumpukan tanah galian proyek drainase yang dikeluhkan warga lantaran bikin macet di Simalingkar, Medan. Sehari setelah ada perintah Bobby, tumpukan tanah itu belum juga diangkut.

Pantauan detikcom di Jalan Karet Raya, Simalingkar, pukul 13.10 WIB, Selasa (21/12/2021), tumpukan tanah itu tampak masih menutupi bagian depan toko milik warga setempat.

Tumpukan tanah juga menutupi sebagian ruas jalan sehingga memicu kemacetan. Tidak ada petugas yang mengangkut tanah-tanah bekas galian drainase itu. Meski demikian, tampak satu unit alat berat terparkir di lokasi penggalian drainase itu.

Sebelumnya, warga mengeluhkan tanah galian yang menumpuk di pinggir jalan. Warga mengeluh karena tumpukan tanah itu membuat macet serta menyulitkan aktivitas warga.

Pantauan detikcom di Jalan Karet Raya, Simalingkar, Medan, pukul 15.00 WIB, Senin (20/12), tanah sisa galian proyek drainase itu terlihat bertumpuk di pinggir jalan.

Tumpukan tanah dan lubang galian proyek drainase itu membuat sejumlah warga tak bisa keluar-masuk rumah atau toko. Kemacetan juga terjadi karena jalanan yang semakin sempit.

"Memang dampaknya itu besar, besarnya itu di kita. Ini memang untuk bersama tapi maksudnya kita kan jualan, kita cari pendapatan harian, kalau dibuat kayak gini, kami ini rasa, kok ini tanah ditutup di depan. Kami keluar aja nggak bisa. Jangankan mau cari makan, keluar aja kek nggak dikasih. Emangnya di sini nggak ada orang hidup, ada yang hidup. Kami jualan pendapatan kami harian," kata salah satu pedagang, Utak.

Bobby Nasution kemudian merespons keluhan warga tersebut. Bobby memerintahkan anak buahnya segera mengangkut tumpukan tanah itu.

"Ini sudah capek saya bilang sama PU. Begitu dikeruk itu langsung diangkat. Kemarin juga hujan berapa hari berturut-turut. Itu kalau dikerok masuk lagi," kata Bobby di Medan, Senin (20/12).

"Nanti, hari ini saya minta bersihkan," sambungnya.

(dhm/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT