3 WN China Probable Omicron di Manado Dinyatakan Telah Negatif

Trisno Mais - detikNews
Senin, 20 Des 2021 16:10 WIB
Varian Omicron di Indonesia sudah ditemukan. Bagaimana kondisi terkini pasien yang pertama kali terkonfirmasi positif varian Omicron? Bagaimana arahan presiden?
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Teka77)
Manado -

Satgas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan tiga tenaga kerja asing (TKA) berstatus probable COVID-19 varian Omicron dinyatakan negatif. Hal ini dipastikan setelah melewati sejumlah tes.

"Dapat diinformasikan kepada masyarakat Sulawesi Utara bahwa hasil konfirmasi PCR, RE TEST SGTF, dan whole genomic sequencing dari ketiga kasus probable Omicron di Sulawesi Utara adalah negatif," kata Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sulut, dr Steaven P Dandel, kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

Steaven menjelaskan hasil tersebut diumumkan melalui Zoom Meeting dengan Puslitbangkes Kemenkes RI siang tadi. Ketiga TKA yang probable Omicron tersebut merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

"Dengan keluarnya hasil ini berarti menggugurkan status probable Omicron dari ketiga WNA dimaksud," katanya.

Dia menambahkan, untuk pihak yang kontak erat dengan 3 WNA juga bakal dicabut, namun tetap dilakukan sesuai protokol COVID-19.

"Selanjutnya proses penyelesaian isolasi bagi yang bersangkutan termasuk karantina dari kontak erat mereka akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan," katanya.

Sebelumnya, Satgas COVID-19 Sulut menyebut sebanyak enam pelaku perjalanan internasional yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado positif COVID-19. Tiga dari enam pelaku perjalanan tersebut masuk kategori probable varian Omicron.

Kabid P2P Dinkes Sulut dr Steaven P Dandel mengatakan 6 pelaku perjalanan positif COVID-19 terdeteksi dalam sepekan terakhir. Tiga di antara mereka menjalani pemeriksaan lanjutan dengan menggunakan reagen khusus untuk memastikan apakah ketiga probable tersebut varian Omicron atau bukan.

"Sampai sekarang statusnya disebut probable. Jadi sampai sekarang statusnya disebut probable," kata Steaven, Kamis (16/12).

Selain itu, 126 penumpang yang satu pesawat dengan mereka dikarantina.

Keenam orang tersebut saat ini dikarantina di rumah sakit (RS). Sementara 126 orang yang sama-sama menjadi penumpang bersama keenam orang pasien COVID-19 tersebut menjalani karantina di hotel.

(jbr/jbr)